CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cilegon terus berupaya menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Untuk itu DP3AP2KB Kota Cilegon menggelar rapat koordinasi (Rakor) perlindungan khusus anak (PKA) dan perempuan perlindungan dan anak (PPA) dengan menghadirkan pihak kecamatan dan kelurahan serta instansi terkait yang di aula Diskominfo Kota Cilegon.
Kepala DP3AP2KB Kota Cilegon, Agus Zulkarnain mengatakan, rapat koordinasi tersebut untuk menyerap aspirasi atau saran dari berbagai stakeholder, sehingga perlindungan dapat menyeluruh dilakukan.
“Mudah-mudahan adanya koordinasi ini ada inovasi dari peserta rakor untuk melakukan inovasi terkait upaya untuk memberikan perlindungan khusus anak dan pemenuhan hak anak,” kata Agus.
Dijelaskan Agus, angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak berdasarkan data pada bulan Januari tahun 2023 terdapat sembilan orang. Sedangkan pada tahun 2022 terdapat 97 orang.
“Sembilan orang itu perempuan dan anak anak, tahun lalu mayoritas anak-anak. Kecamatan Jombang tertinggi, penyebabnya KDRT, kekerasan seksual,” jelasnya.
Sementara itu, Walikota Cilegon Helldy Agustian mengatakan, kunci utama dalam menyelesaikan masalah terkait perlindungan perempuan dan anak adalah sinergitas dan komitmen yang kuat dengan melibatkan berbagai pihak.
“Diperlukan sinergitas dan koordinasi yang tepat dan cepat antara instansi pemerintahan, camat, lurah, perangkat daerah, dan lainnya dalam penyelesaian permasalahan terkait perlindungan perempuan dan anak di Kota Cilegon,” ucap Helldy.
Helldy berharap, rapat koordinasi tersebut dapat menyelesaikan permasalahan terkait maraknya kekerasan yang menimpa anak dan perempuan di Kota Cilegon.
“Saya harap peran serta dari seluruh pihak yang hadir dalam rapat koordinasi ini mampu menyelesaikan permasalahan tentang maraknya kekerasan yang menimpa anak dan perempuan di Kota Cilegon secara tepat dan cepat,” harapnya. (*)
Reporter: Raju
Editor: Ahmad Lutfi











