RADARBANTEN.CO.ID – Bulan puasa adalah bulan penuh berkah. Umat muslim menjalankan kewajiban berpuasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan.
Puasa ini dilakukan dari terbitnya fajar hingga magrib. Tentu bukan hal yang mudah jika kita tidak bisa menahan diri.
Umumnya selama berpuasa umat muslim tidak boleh makan, minum, merokok, dan lainnya yang bisa membatalkan puasa.
Puasa Ramadan diketahui memberi efek yang positif pada metabolisme tubuh, selain sebagai kewajiban bagi umat muslim, dengan berpuasa dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan.
Berikut delapan manfaat berpuasa bagi kesehatan tubuh yaitu :
1. Meningkatkan kesehatan
Saat berpuasa jam makan akan teratur dengan tertib setidaknya untuk 30 hari ke depan. Waktu makan malam dan sahur yang paten akan mengubah jam kerja lambung dan membuatnya bekerja lebih efisien dan meningkatkan kesehatan.
2. Membantu menurunkan berat badan
Berpuasa dapat membuat tubuh kita lebih mudah untuk mengontrol dan menurunkan berat badan secara tidak langsung karena penggunaan lemak yang diubah menjadi energi.
Selain itu berkurangnya asupan cairan selama berpuasa juga mempengaruhi penurunan berat badan.
3. Mengeluarkan racun dari dalam tubuh
Dari kegiatan berpuasa ternyata dapat mengeluarkan racun yang menumpuk dari dalam tubuh (detoksifikasi), karena tubuh mendapatkan fase istirahat usus dan perut. Ketika tubuh memakan cadangan lemak untuk mendapatkan energi, cadangan lemak tersebut akan membakar racun yang berbahaya bagi tubuh.
4. Meningkatkan kesehatan jantung
Kegiatan puasa ini dinilai dapat memberikan dampak baik bagi kesehatan jantung, karena ketika kita berpuasa, tubuh akan meningkatkan HDL (High Density Lipoprotein) dan menurunkan LDL (Low Density Lipoprotein) untuk kesehatan jantung kita.
5. Mengurangi kadar gula darah
Puasa juga dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil lantaran mencegah lonjakan dan penurunan kadar gula darah dalam tubuh. Pembatasan asupan kalori dalam tubuh saat seseorang berpuasa juga dapat mengurangi resistensi insulin.
6. Mengurangi risiko kanker
Puasa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kegiatan yang dilakukan di bulan Ramadan ini juga membantu mengurangi kerusakan sel akibat radikal bebas yang akhirnya membuat sel-sel kanker kelaparan.
7. Mengatasi kadar kolesterol
Orang yang melakukan kegiatan puasa akan mengalami pengurangan kadar kolesterol dalam darah. Kadar kolesterol yang rendah dapat meningkatkan kesehatan jantung, sehingga dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.
8. Meningkatkan kemampuan fungsi otak
Ketika berpuasa, jumlah hormon kortisol akan mengalami penurunan karena adanya kelenjar adrenal, yang dapat menurunkan tingkat stres seseorang dan kita dapat meningkatkan neurotropik yang berasal dari otak untuk membantu tubuh dalam memproduksi lebih banyak sel-sel otak hingga akhirnya dapat meningkatkan fungsi otak.
Maka dari itu berpuasa akan melatih seseorang untuk hidup teratur dan disiplin serta mencegah kelebihan makan.
Dengan mengetahui hikmah kesehatan fisik dari berpuasa di atas, semoga semua umat muslim dapat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan dengan penuh keikhlasan.
Karena yang paling penting tujuan kita berpuasa adalah untuk meningkatkan iman dan takwa kita, agar dapat mencapai tujuan hidup menurut Islam dan tujuan kita kepada sang pencipta yaitu Allah SWT.
Penulis : Erni Sumarni
Editor: Aas Arbi











