LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – KPU Lebak melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) calon pemilih Pemilu 2024.
Hingga Rabu 22 Februari 2023, dari 1.054.628 pemilih dari daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4), baru 49 persen yang didata oleh Pantarlih.
“Kita coklit pemilh 2024 telah 49 persen hingga Rabu 22 Februari 2023. Coklit dilakukan sejak tanggal 13 Februari hingga 14 Maret 2023,” kata Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Lebak Encep Supriatna kepada RADAR BANTEN.CO.ID, Jumat 24 Februari 2023.
Disinggung mengenai kendala petugas Pantarlih dalam melakukan coklit, kata Encep di minggu awal pihaknya sedikit mendapatkan keluhan atau laporan dari 3.987 Pantarlih yang diterjunkan untuk melakukan data coklit Pemilu 2024.
“KPU kan sekarang dalam pencoklitan ada dua metode yaitu manual dan dengan menggunakan e-coklit. Nah kemarin di Minggu awal Pantarlih masih ada kesulitan soal penggunaan e-coklit mungkin masih dalam penyesuaian, tapi sekarang alhamdulillah sudah lancar,” jelasnya.
Encep menegaskan dalam melakukan pencoklitan, Pantarlih mesti door to door ke rumah – rumah warga alias tidak hanya dengan mendatangi kediaman ketua RT/RW. Petugas Pantarlih juga tidak dibolehkan memakai joki saat melakukan coklit.
“Jika ditemukan yang sudah meninggal dengan dibuktikan surat keterangan dari desa atau pemerintah setempat kita coret,” katanya.
Sementara itu ketua KPU Lebak Nikmatullah mengatakan, dilaksanakannya coklit untuk mencocokkan dan meneliti data yang dikirim dari Kementerian Dalam Negeri. Apabila ada data yang tidak sesuai atau ada perubahan akan diubah.
Dia meminta masyarakat untuk bersiap menerima kedatangan Pantarlih.
“Coklit ini bertujuan untuk memastikan data pemilih lebih akurat,” ujarnya. (*)
Reporter: Nurabidin
Editor: Aas Arbi












