SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, kembali merombak jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.
Sebanyak 15 pejabat, dari kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga jabatan administrator, mendapat penugasan baru dalam pelantikan yang digelar Senin, 12 Oktober 2026.
Rotasi tersebut dilakukan untuk mempercepat pembangunan sekaligus mendorong pelaksanaan 13 program prioritas kepemimpinan Budi Rustandi dan Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia.
Budi mengatakan, penataan jabatan diperlukan agar roda pemerintahan berjalan lebih cepat dan program yang telah direncanakan bisa segera dirasakan masyarakat.
“Kita melakukan pelantikan di sini dalam rangka perubahan beberapa di OPD, ini dalam rangka untuk percepatan pembangunan di Kota Serang, percepatan menjalankan 13 program Budi dan Agis yang prioritas dan mudah-mudahan ini bermanfaat untuk masyarakat Kota Serang,” kata Budi.
Ia, bahkan mempersilakan pejabat yang merasa tidak sanggup menjalankan tugas baru untuk menghadap langsung kepadanya dan mengajukan pengunduran diri.
“Boleh. Apabila tidak sanggup atau tidak menerima dengan keputusan saya, boleh mengundurkan diri. Silakan menghadap ke ruangan saya,” ujarnya.
Menurut Budi, Pemkot Serang membutuhkan aparatur sipil negara (ASN) yang mampu menunjukkan kinerja baik.
Ia ingin, jajaran pejabat bekerja untuk mencapai target pembangunan, bukan justru terhambat oleh banyaknya keluhan.
“Karena saya butuh ASN, orang-orang yang berkinerja baik, bukan yang banyak keluh. Karena semuanya adalah baik, tentu saya mencari yang lebih baik dalam rangka untuk menjalankan semua program yang ada di Kota Serang,” katanya.
Budi menyebut, waktu kepemimpinannya bersama Agis masih tersisa beberapa tahun. Karena itu, ia ingin pelaksanaan program prioritas dipercepat agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Ia mengingatkan, pemerintah daerah tidak boleh terlena dengan kegiatan seremonial maupun euforia kekuasaan.
Menurutnya, fokus utama pemerintahan adalah menghadirkan perubahan yang bisa dirasakan langsung oleh warga.
“Karena kalau kita terlalu terlena dengan euforia kekuasaan, seremonial, kita akan tertinggal,” ucapnya.
Dalam rotasi kali ini, Wahyu Nurjamil dipercaya memimpin Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang. Sementara itu, Imam Rana Hardiana menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), sedangkan Novriadi Eka Putra mengisi posisi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan.
Di sektor pendidikan, Zeka Bachdi mendapat jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Ahmad Nuri dipercaya memimpin Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga.
Adapun Anton Gunawan menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Diat Hermawan menjadi Kepala Dinas Perhubungan.
Jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dipercayakan kepada Dul Barid.
Arif Rahman Hakim dipercaya memimpin Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, sedangkan Muhammad Ibra Gholibi menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Adapun Subagyo mendapat penugasan sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, sementara Iwan Sunardi menjabat Asisten Administrasi Umum.
Yusup Supranto dipercaya memimpin Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Ina Linawati menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Mochamad Poppy Nofriadi menjabat Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
Melalui rotasi tersebut, Budi berharap, jajaran pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dan mempercepat pelaksanaan program prioritas.
Ia ingin perubahan birokrasi tidak berhenti pada pergantian jabatan, tetapi berujung pada pelayanan dan pembangunan yang manfaatnya dirasakan masyarakat Kota Serang.
Editor: Agus Priwandono












