“Saya seneng banget, pada akhirnya setelah sekian banyak rencana pengadaan KASIMA II ini selalu saja ada hambatan untuk dilaksanakan, tapi sekarang bisa terlaksana kembali setelah tiga kali gagal dilakukan,” ujarnya.
Pada KASIMA II ini, terdapat dua inti kegiatan yang di mana peserta mendapatkan lima materi yang terdiri dari materi Teknik Lobbying, Public Speaking, Ke-Indonesia-an, Manajemen Konflik serta Advokasi dan Manajemen Aksi.
Adapun kegiatan lainnya, peserta juga ditugaskan untuk melakukan penelitian di tiga titik tempat, diantaranya Keraton Surosowan, Keraton Kaibon dan juga Keraton Spelwijk.
Opa Abdul Fatah, selaku Ketua Umum PSM Jabar periode 2022/2023 yang akrab disapa dengan Opa mengatakan adanya penelitian ini sebagai implementasi dari materi yang diberikan.
“Tujuan dari adanya penelitian di KASIMA II ini selain pengaplikasian dari tri dharma perguruan tinggi juga sebagai bentuk pengaplikasian dari gabungan materi yang telah dipelajari sehingga meskipun kita mahasiswa Jawa Barat, kita juga perlu mengenal dan mengetahui lebih dalam tentang tempat yang kita pijak sekarang, tanah Banten,” jelasnya.











