Setelah itu, para prajurit memberikan penghormatan dan menciumi bendera perang. Serta menyaksikan penyiraman tugu Badak Putih.
“Semua prajurit mengikuti renungan suci. Sebelum diberangkatkan menjalankan tugas menjadi Penjaga Perdamaian Dunia di wilayah Lebanon Selatan di bawah bendera PBB yang tergabung dalam Satuan Petugas (Satgas) Yonmek TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) XXIII-Q tahun 2023,” katanya.
Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, misi perdamaian ini merupakan kesempatan untuk menunjukkan performa dan kredibilitas TNI di dunia internasional.
“Saya mengapresiasi para prajurit TNI Yonif Mekanis 320/Badak Putih karena bis terpilih menjadi pasukan perdamaian dunia. Saya yakin para prajurit yang bertugas ke Lebanon dapat menjaga nama baik TNI dan negara, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat,” katanya.
Irna berharap, kepada para prajurit yang akan melaksanakan misi perdamaian dunia agar menunjukkan kemampuan sebagai prajurit TNI Indonesia ke dunia. Para prajurit yang diberangkatkan ke Lebanon Selatan bukan hanya mewakili Batalyon atau Kabupaten Pandeglang saja akan tetapi atas nama Negara Republik Indonesia.
“Para prajurit TNI, agar senantiasa memegang teguh sumpah prajurit. Serta menghormati dan menjunjung tinggi budaya setempat dan menghindari pelanggaran sekecil apa pun,” katanya.










