TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang Finny Widiyanti membantah adanya pungutan atau iuran THR terhadap sopir angkutan barang di Pasar Curug.
“Kami menegaskan, terkait publikasi tersebut bukan dilakukan oleh Pengelola Pasar Curug, dikarenakan anggaran THR kami sudah dialokasikan dari Kantor Pusat Perumda Pasar NKR,” katanya, Kamis, 30 Maret 2023.
Finny juga mengomentari foto yang diunggah di media sosial belum lama ini. Di dalam foto, empat surat berstempel resmi dan mengatasnamakan pengelola Pasar Curug yang meminta para sopir untuk menyetor iuran guna kepentingan THR.
Menurut Finny, stempel yang tertera pada surat tersebut bukan milik Pasar Curug. Agar kejadian tersebut tidak kembali terjadi, Finny menyampaikan bahwa pihaknya sudah memerintahkan pengelola untuk lebih menertibkan dan memperketat pengawasan di lokasi pasar tersebut.
“Stempel tersebut bisa dipastikan bukan dari pihak pengelola Pasar Curug, terlihat dari desain dan logonya juga berbeda. Itu bukan dari kami,” tukasnya.
Senada, Kepala Pasar Curug Didi Supriyadi menerangkan, hasil penelusurannya bahwa surat yang beredar tersebut bukan dari koordinator pengelola bongkar muat Pasar Curug, melainkan dari petugas bongkar muat perorangan tanpa sepengetahuan atau persetujuan dari koordinator.
“Bahwa berdasarkan info pengelola bongkar muat, stempel yang tertera pada kertas tersebut bukan stempel resmi dari koordinator pengelola bongkar muat. Kami juga sudah menarik dan memusnahkan stempel tersebut,” terangnya.
Atas kejadian tersebut, dia menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Dia juga mengimbau kepada para sopir pengirim barang dan juga pihak terkait untuk melaporkan jika menemukan hal serupa.
“Kami atas nama pengelola Pasar Curug yang merupakan unit pengelolaan pasar di bawah naungan Perumda Pasar NKR Kabupaten Tangerang mengucapkan permohonan maaf atas adanya kejadian ini. Laporkan kejadian seperti ini melalui kanal pengaduan Pemerintah Kabupaten Tangerang,” harapnya. (*)
Reporter: Mulyadi
Editor: Agus Priwandono











