RADARBANTEN.CO.ID – Memasuki usia 30 tahun, biasanya metabolisme tubuh mulai menurun. Pada perempuan, hal ini dapat menimbulkan gangguan-gangguan kesehatan tertentu dan meningkatkan risiko berbagai macam penyakit seperti kanker payudara, hipertensi, dan osteoporois.
Untuk itu, Anda perlu waspada terhadap isu kesehatan yang potensial terjadi saat memasuki usia 30-an.
Berikut ini beberapa gangguan kesehatan yang sering mengintai perempuan di usia 30-an:
- Muncul benjolan dan perubahan tekstur kulit pada payudara
Seiring bertambahnya usia, bentuk hingga tekstur kulit pada payudara perempuan mengalami perubahan. Meski kanker payudara dapat menyerang perempuan dari segala usia, perempuan usia lanjut memliki risiko lebih tinggi untuk terserang penyakit berbahaya ini.
Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan perubahan apa pun yang terjadi pada payudara. Deteksi dini akan mempermudah proses penanganan dan memperbesar kesempatan untuk sembuh.
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker payudara. Mulai dari merutinkan olahraga selama 30 menit dalam sehari, berhenti merokok, konsumsi buah dan sayuran secara teratur, hindari alkohol, kurangi asupan gula, hindari makanan yang mengandung lemak jahat, hindari pengunaan obat-obatan, dan menghindari konsumsi daging merah.
Selanjutnya, Anda juga bisa memeriksa riwayat kesehatan orangtua, khususnya ibu kandung.
- Penurunan peluang kehamilan
Setiap perempuan lahir dengan jumlah sel telur yang terbatas. Semakin bertambahnya umur, semakin berkurang jumlah dan kualitas sel telur.
Kehamilan pada perempuan di atas usia 30 tahun juga lebih berisiko mengalami gangguan seperti keguguran, persalinan tyrannizer, diabetes gestasional, hipertensi, dan kelahiran prematur.
Selain itu, terdapat peningkatan risiko lain seperti plasenta previa, preeklamsia, dan pecah ketuban.
- Rambut rontok
Rambut rontok merupakan salah satu permasalan yang umum dialami oleh perempuan yang telah mencapai usia 30 tahun. Satu dari empat wanita berusia 30-an tahun mengalami penipisan rambut dan kerontokan.
Ada berbagai penyebab dari kerontokan rambut pada perempuan berusia 30-an. Stres dan persalinan merupakan alasan utama dari kerontokan rambut yang berlebihan.
Penyebab lainnya adalah kurangnya nutrisi penting dalam tubuh, kekurangan zat besi, kekurangan vitamin D, dan ketidakseimbangan hormon.
Ada beberapa cara untuk mencegah rambut rontok. Yakni, dengan menghentikan kebiasaan menguncir rambut, hentikan kebiasaan menarik dan memelintir rambut, jangan menggosok rambut terlalu kencang saat keramas, jangan menggaruk kulit kepala menggunakan kuku, gunakan sisir bergigi jarang, dan konsumsi makanan sehat tinggi protein, seperti ikan, telur, kacang-kacangan, susu, ubi, bayam, serta brokoli.
- Meningkatnya risiko hipertensi
Ada berbagai faktor yang menyebabkan peningkatan tekanan darah tinggi pada perempuan di usia 30-an seperti stres, kurangnya aktivitas fisik, penggunaan pil KB, kelebihan berat badan, juga konsumsi pil diet dan antidepresan.
Gejala darah tinggi sangat bervariasi dan tergantung dengan kondisi individu masing-masing. Beberapa di antaranya adalah sakit kepala, vertigo, jantung berdebar, penglihatan kabur, mudah lelah hingga mimisan.
Hipertensi yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan penyakit ginjal dan gagal ginjal.
Hipertensi dapat dicegah dengan cara membiasakan pola hidup sehat dengan berolahraga secara teratur, makan makanan bergizi, hindari alkohol dan rokok, juga yang paling penting adalah menghindari stres pikiran.











