SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Puluhan tahun mengumpulkan uang, Saneli (75) penggembala bebek mampu mengumpulkan uang sampai Rp104 juta.
Uang Rp104 juta milik Kakek tersebut membuat geger warga Lingkungan Karundang Lor, RT 004/RW 002 Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocokjaya Kota Serang, Selasa 25 April 2023.
Warga geger, karena uang milik Saneli disimpan tak lazim seperti kebanyakan orang. Kakek yang hidup sebatang kara itu menyimpan uang dalam kantong plastik hingga tertumpuk tempatnya tidur selama lebih dari 20 tahunan.
Bahkan, tumpukan uang Saneli disimpan di bagian bawah ranjang, dan bawah kasur tempatnya tidur. Uang yang dikumpulkan, mulai dari tahun 1997 sampai uang terbaru dalam kondisi lusuh terikat karet.
Uangnya diketahui, setelah Saneli dalam dua bulan terakhir mengeluh sakit pada bagian kakinya, dan pada Selasa 25 April 2023 malam dirinya baru memberitahukan posisi uang kertas yang disimpan tersebut.
Kondisi uang yang disimpan mulai dari pecahan Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000 dan Rp100.000.
“Paman saya (Saneli) menunjukkan Uangnya kemarin (Selasa malam) di plastik awalnya Rp18.270.000 yang utuh dan Rp7 jutanya rusak,” ujar Ola Sahala (55) ponakan Saneli kepada wartawan, Rabu 26 April 2023.
Penasaran dengan kondisi uang yang rusak, akhirnya pada Rabu 26 April 2023 Ola bersama keluarga dan warga akhirnya membantu membereskan kamar tempat Saneli tidur.
“Besoknya dibongkar lagi, dan ada lagi plastiknya, ada 20 plastik. Kemudian dibantu warga untuk dibereskan mulai dari pagi (Jam 08.00 WIB) sampai siang jam 13.00 WIB,” katanya.
“Jadi total semuanya Rp104 juta setelah dihitung. Sekarang uangnya di tukar ke bank,” tambah Ola.
Kata Ola saat ini pihaknya bersama keluarga tengah merawat Saneli yang dalam keadaan sakit. Sedangkan, persoalan uangnya akan diperuntukkan memperbaiki ruangan kamar Saneli dan merawatnya.
“Kalau uangnya hasil mengembala bebek di kali (Irigasi) dan sawah, ada juga sumbangan warga,” katanya. (*)
Reporter : Fauzan Dardiri
Editor: Ahmad Lutfi










