Edi berharap dengan kunjungan 25 walikota ke Chandra Asri, kedepan akan ada tindak lanjut dari penawaran kami kepada peserta APEKSI untuk kerja sama pengelolaan sampah plastik di kota-kota melalui implementasi aspal plastik perkotaan.
“Kami sangat berharap akan ada tindak lanjut dari pertemuan ini. Terkait penawaran kami CAP kepada peserta Komisariat Wilayah III APEKSI soal kerjasama pengelolaan sampah plastik. Sehingga dapat menghasilkan dan bermanfaat secara ekonomi serta berkelanjutan,” ungkap Edi Rivai.
Seperti diketahui Chandra Asri hingga saat ini terus berkomitmen menyebarkan semangat peduli lingkungan dengan mendorong partisipasi masyarakat untuk memilah sampah dari sumber dan mendukung terwujudnya ekonomi sirkular yang berprinsip mengurangi timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Chandra Asri proaktif menjalin kerja sama dengan pemerintah, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan lainya untuk melanjutkan program Aspal Plastik untuk Indonesia Asri. Program aspal plastik ini merupakan program Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang telah diusung semenjak beberapa tahun terakhir. Hingga tahun 2022, Chandra Asri bersama berbagai mitra telah mengimplementasikan aspal plastik di sepanjang 78,3 km jalan dengan mengelola lebih dari 650 ton sampah plastik dari TPA.
Pelaksanaan program aspal plastik ini salah satunya berkolaborasi dengan ADUPI sebagai penyedia pasokan bahan baku cacahan sampah plastik. Terkait implementasinya, salah satu daerah yang telah sukses menggunanakan jalan aspal plastik adalah Kabupaten Garut. Menggandeng Chandra Asri dan Yayasan Bakti Barito, Pemerintahan Kabupaten Garut berkomitmen untuk menerapkan jalan aspal plastik sepanjang 50 km pada tahun 2022 hingga 2023.
Selain inisiatif Aspal Plastik untuk Indonesia Asri, Chandra Asri juga telah melakukan berbagai inisiatif dalam bidang ekonomi sirkular. Pada tahun 2021, Chandra Asri meresmikan Industri Pengelolaan Sampah Terpadu – Atasi Sampah, Kelola Mandiri (IPST ASARI) di Kota Cilegon, dengan kolaborasi bersama masyarakat setempat dalam pengelolaannya.
Ada pula kegiatan mengumpulkan sampah plastik di laut dan dari kegiatan rumah tangga bersama para nelayan dan warga di wilayah Anyer, Serang bernama SAGARA. Sampah plastik yang terkumpul kemudian dikonversi menjadi tabungan warga atau bahan bakar bagi nelayan untuk melaut.
Chandra Asri juga turut mendukung program Jakarta Recycle Center (JRC) yang merupakan program dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta di Pesanggrahan, Jakarta. Dukungan dari Chandra Asri dalam program ini diberikan dalam bentuk edukasi kepada warga, penyediaan kantong plastik sampah terpilah, mesin pencacah sampah organik, dan beberapa fasilitas lainnya. Dampak dari program ini dapat mengurangi sampah yang masuk ke TPA Bantargebang hingga 80 persen dari wilayah yang diintervensi langsung oleh Chandra Asri.
Melalui program ekonomi sirkular di tahun 2022, Chandra Asri telah berkontribusi dalam mengelola lebih dari 542,9 ton sampah plastik. Upaya pengelolaan sampah ini terus dilanjutkan di tahun 2022 dengan program Plastic to Food di Tangerang, hasil kolaborasi dengan Sinar Mas Land. Melalui program ini, masyarakat diajak memilah dan mengumpulkan sampah plastik di rumah untuk ditukarkan dengan beras.
Reporter Bayu Mulyana
Editor: Ahmad Lutfi











