RADARBANTEN.CO.ID – Surat Al-fatihah merupakan surat pertama di dalam Al-Qur’an dari 114 surat. Surat Al-fatihah ini menjadi pembuka bagi surat-surat lain sesuai dengan artinya yaitu pembukaan.
Meskipun menjadi surat pembuka dalam Al-Qur’an, tetapi surat Al-fatihah bukanlah surat yang diturunkan pertama dalam Al-Qur’an.
Surat Al-fatihah juga sering disebut dengan Ummul Qur’an atau induknya dari semua isi Al-Qur’an. Surat Al-fatihah juga menjadi rukun qouli (Ucapan) wajib dalam sahnya shalat yang dilakukan umat muslim.
Turunannya surat Al-fatihah, banyak membawa kemanfaaan bagi umat manusia. Sebaliknya membawa kemudharatan bagi iblis dan balad tentaranya yaitu terkapar dan tak berdaya.
Lantas isi atau kejadian besar apa dibalik turunnya surat Al-fatihah, sehingga membuat iblis terkapar dan tak berdaya?
Menurut chanel YouTube Belajar Islam, inilah kejadian besar dibalik turunnya surat Al-fatihah yang membuat iblis tak berdaya.
“Surat Al-fatihah merupakan surat yang sangat istimewa. Surat Al-fatihah juga diturunkan langsung dari Arsy oleh Allah SWT kepada nabi Muhammad SAW. Peristiwa bersejarah turunannya Al-fatihah tersebut diabadikan oleh Imam Al – Hakim dalam kitabnya Al Mustadrak. Rasullullah SAW bersabda yang artinya berbunyi :
“Berimanlah kamu kepada kitab Taurat, Zabur, dan Injil, serta apa saja yang dibawa oleh para nabi dari Tuhan mereka. Kitab Al-Qur’an dan segala keterangan yang tercantum di dalamnya akan memberi kelapangan kepadamu. Sesungguhnya Al-Quran itu pemberi syafaat, sesuatu yang tidak pandai berbicara tetapi membawa kebenaran. Sedangkan surah Al-Fatihah diberikan kepadaku langsung dari Arsy”
Selain itu Surat Al-fatihah juga disebut As’abul Mas’ani atau tujuh ayat yang di ulang-ulang. Surat Al-fatihah juga dikenal bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit, hal tersebut telah dibuktikan oleh Ibnu Qayyim Al- Jauziyyah. Kesaksian Ibnu Qayyim diabadikan dalam kitab AD- DA’A WADDAWA.
Selain istimewanya surat Al-fatihah, surat ini juga bisa membuat iblis terkapar dan tak berdaya. Dalam Kitab yang berjudul ABWABUL FARAJ karya Sayyid Muhammad Alawi, diceritakan bahwa:
“Ketika surat Al-fatihah turun, iblis pun terbaring lemah dan tak berdaya. Sakitnya iblis pada saat itu bisa diibaratkan melebihi sakit gigi. Melihat pimpinan iblis terbaring lemah dan tak berdaya, para balad tentaranya merasa kebingungan dan bertanya-tanya. Maka iblis pun berkata ” Kalian tidak usah menjengukku dan mendatangkan obat atau dokter. Aku ini bukan sakit fisik, sesungguhnya aku sakit karena turun sebuah surat, yang ketika surah-surah itu dibacakan pasti manusia akan selamat dari neraka. Hal itu bisa menjadi penghalang bagi kita untuk menjerumuskan manusia ke dalam neraka, karena surat tersebut (Al-fatihah) bisa menjadi tamengnya.” (Kitab Abwabul Faraj).
Itulah tadi kisah singkat dibalik peristiwa turunnya surat Al-fatihah yang membuat iblis terkapar dan tak berdaya.
Masih banyak keistimewaan surat Al-fatihah yang belum Kita ketahui. Esensinya, sudah menjadi keharusan bagi umat muslim untuk membaca Al-Qur’an sebagai pedoman dan tuntunan hidup, yang diawali dengan surat Al-fatihah. Barang siapa yang kembali dan menjalankan tuntunan agama dengan baik, maka baginya keselamatan Dunia hingga Akhirat.
Reporter : Muhdi Perdiansyah
Editor : Abdul Rozak











