TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kota Tangsel memberi update terakhir kondisi korban kecelakaan bus Tegal yang seluruhnya warga Tangsel.
Menurut Walikota Tangsel Benyamin Davnie, tinggal tujuh korban yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU).
Sementara, satu korban mendapat rujukan ke RS Cipto Mangunkusumo untuk menjalani operasi bedah tulang belakang.
“Empat orang dirawat di RSU Serpong Utara dan tiga orang di RSU Pamulang, sementara satu orang dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo,” ungkap Benyamin, Minggu 14 Mei 2023.
Benyamin tetap memastikan seluruh biaya pengobatan korban kecelakaan akan ditanggung Pemkot Tangsel. “Iya, seluruh biaya pengobatan tetap ditanggung Pemkot Tangsel,” jelas Benyamin.
Diketahui, kecelakaan maut bus yang mengangkut 50 orang warga Pakujaya, Tangsel mengakibatkan 37 orang luka-luka dan 2 orang meninggal dunia.
Diketahui dua korban kecelakaan merupakan warga Pakujaya, Tangsel yakni Ibin Mukorobin dan Maja.
Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, masing-masing korban mendapatkan santunan kematian Rp 4 juta.
“Dari Pemkot Tangsel kita ada santunan kematian nanti Dinas Sosial Tangsel yang menyalurkan (santunan kematian Rp 4 juta-red),” ujar Benyamin, pekan lalu.
Benyamin mengatakan, selain memberikan santunan kematian kepada dua korban, Pemkot Tangsel juga memastikan menanggung semua biaya pengobatan korban luka-luka hingga sembuh.











