“Berapa pun habisnya (biaya pengobatan-red) itu warga jangan dipikirkan, semua dicover APBD,” jelasnya.
Menurut Benyamin, santunan juga datang dari Jasa Raharja kepada korban meninggal dan luka-luka. Untuk korban meninggal, Jasa Raharja memberi uang santunan masing-masing Rp 50 juta.
“Saya juga sedang koordinasi sekarang dengan BPJS Ketenagakerjaan apakah ada pekuang dari BPJS Ketenagakerjaan (menyalurkan bantuan-red),” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya jenazah korban kecelakaan bus di Guci, Tegal, Jawa Tengah pada Senin 8 Mei 2023 telah dimakamkan di Tangsel.
Korban pertama atas nama Maja, warga Paku Jaya, Serpong Utara, Kota Tangsel dimakamkan di pemakaman umum, pada malam dini hari usai jenazah diantar dari RSU dr. Soesilo Slawi, Tegal.
Sementara korban kedua atas nama Ibin Mukorobin, yang juga warga Paku Jaya, Serpong Utara, Kota Tangsel telah dimakamkan, usai jenazah diantar dari RSU dr. Soeselo Slawi, Tegal pagi dini hari.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan sebelumnya menyambut kedatangan jenazah Maja.
“Pertama saya atas nama Pemkot Tangsel menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya untuk korban. Mari kita mendoakan bersama untuk almarhum agar diterima segala amal ibadahnya,” ujar Pilar, pekan lalu.
Lebih lanjut, ia menerangkan saat ini Pemkot Tangsel telah menyiapkan dua rumah sakit untuk perawatan lanjutan bagi seluruh korban kecelakaan.
“Dua Rumah Sakit telah disiapkan, baik di RSU Tangsel dan RSU Serpong Utara, kita sudah siap,” ungkapnya.











