Meski terdapat keraguan, Maulana Mukti tetap semangat dengan tekad yang kuat. Awal tanding, Maulana Mukti langsung berhadapan dengan ketua UKM beladiri Universitas ternama di Indonesia. Maulana Mukti sempat tak percaya diri, namun ia tetap berpegang teguh terhadap pendiriannya dengan menargetkan minimal mendapatkan medali emas.
“awalnya ragu, tapi tetap teguh pendirian. Minimal medali emas, maksimal ya jadi pesilat terbaik,”
Karena pendirian yang kuat, akhirnya Maulana Mukti keluar sebagai juara pertama. Tak hanya Maulana Mukti, sederet mahasiswa Untirta juga mendapatkan medali dari ajang kompetisi yang sama. Diantaranya yaitu Fitriani peroleh medali emas, Riyadi Firdaus dan Helen Alfhafidhah peroleh medali perak, Rizki Aulia, Muhammad Yuda, Siti Febriyanti dan Nurwidiya Saputri peroleh medali perunggu. Kini, ia dan teman-temannya berhasil mengharumkan Universitas tingkat nasional.
Terakhir Maulana Mukti berharap, banyak pemuda Banten bisa menggeluti olahraga beladiri dan bisa mewakili Indonesia di ajang internasional. Tak hanya itu, ia juga breharap kedepannya Untirta memiliki UKM tapak suci yang tidak lagi tergabung dengan IKABE.
Reporter : Nurbaeti
Editor : Abdul Rozak











