CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Panitia Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXII tingkat Kota Cilegon 2023 Rahmatullah meminta kepada seluruh Dewan Hakim agar menjaga etika dan mematuhi kode etik selama perhelatan berlangsung.
“Hari ini kita berikan orientasi kepada puluhan dewan hakim, kita berikan pembekalan sekaligus pengarahan agar dalam penilaiannya nanti Dewan Hakim dapat menjaga etika dan kode etik,” kata Rahmatullah usai melakukan orientasi Dewan Hakim MTQ XXII Kota Cilegon di Gedung PGRI Kota Cilegon, Rabu, 31 Mei 2023.
Selain itu, Rahmatullah juga menekankan kepada Dewan Hakim yang diamanahkan mengawasi dan memberikan penilaian perlombaan harus bersikap netral.
Untuk memastikan netralitas tersebut, sebelum pelaksanaan MTQ XXII Kota Cilegon berlangsung seluruh Dewan Hakim akan diambil sumpah untuk bersikap jujur, objektif dalam melakukan penilaian.
“Saya lihat semua Dewan Hakim ini warga Cilegon, hanya satu dari provinsi dan masuk di dewan pengawas. Tentunya saya harap semua harus bersikap netral. Adapun untuk menjamin netralitas Dewan Hakim akan kita ambil sumpahnya,” terangnya.
Rahmatullah juga menyampaikan, orientasi ini bukan tidak ada sebab karena pada perhelatan tahun sebelumnya, Kecamatan Grogol sebagai juara kedua MTQ XXI Kota Cilegon tahun 2022 berselisih dan mengadu ke panitia lantaran adanya kekeliruan dalam penilaian.
“Saya harap perhelatan MTQ XXII Kota Cilegon tahun ini tidak lagi terjadi perselisihan penilaian antar kecamatan. Maka dari itu pada orientasi ini kita juga beri batasan maksimal dan minimal dalam penilaian,” katanya.
Diketahui, pada perhelatan MTQ XXII tahun 2023 ini setidaknya ada 95 Dewan Hakim yang terdiri dari pengawas dewan hakim, kemudian koordinator dewan hakim dan para dewan hakim di majelis lomba
Perhelatan MTQ XXII tahun 2023 bakal digelar pada 5-8 Juni di Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.(*)
Reporter: Raju











