CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon mencatat sebanyak 857.130,50 ton baja diekspor dari Cilegon selama Semester I 2026 atau hingga Juni 2026.
Australia menjadi negara tujuan utama ekspor produk baja yang diproduksi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.
Kepala Disperindag Kota Cilegon, Didin Supriatna Maulana mengatakan, data tersebut berasal dari laporan rutin aktivitas ekspor PT Krakatau Steel yang diterima pihaknya setiap bulan.
“Untuk laporan ekspor yang rutin melapor ke kami itu dari Krakatau Steel saja. Untuk perusahaan lain kemungkinan melaporkannya ke Disperindag Provinsi atau lembaga terkait lainnya,” katanya, Kamis 23 Juli 2026.
Berdasarkan data Disperindag Kota Cilegon, hingga Juni 2026 tercatat sebanyak 92 kali aktivitas ekspor baja dengan total berat bersih mencapai 857.130,50 ton.
Produk baja tersebut dikirim ke lima negara, yakni Australia, Malaysia, Spanyol, Belgia, dan Inggris. Dari seluruh negara tujuan, Australia menjadi pasar terbesar dengan 57 kali pengiriman.
Sementara Malaysia sebanyak 20 kali, Spanyol delapan kali, Belgia lima kali, dan Inggris dua kali.
Didin mengungkapkan, dibandingkan periode sebelumnya, aktivitas ekspor baja Krakatau Steel pada Semester I 2026 mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
“Alhamdulillah ada peningkatan ini. Kami bersyukur karena meningkatnya aktivitas bisnis tentu akan berpengaruh terhadap keuntungan perusahaan,” ujarnya.
Menurutnya, apabila kondisi perusahaan terus membaik dan memperoleh keuntungan, maka peluang untuk melakukan penambahan tenaga kerja akan semakin terbuka.
“Kalau perusahaan untung ada kemungkinan melakukan penambahan karyawan sehingga bisa mengurangi pengangguran,” ucapnya.
Ia menjelaskan, Disperindag Kota Cilegon hanya menerima laporan terkait aktivitas ekspor sehingga belum memiliki data mengenai aktivitas impor.
“Kalau untuk impor kami tidak ada datanya. Jadi hanya untuk aktivitas ekspor saja,” katanya.
Didin menegaskan, Pemerintah Kota Cilegon mendukung seluruh aktivitas ekonomi dan industri yang berkembang di daerah.
Menurutnya, peningkatan aktivitas ekspor diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
“Pada prinsipnya kami mendukung setiap proses ekonomi di Kota Cilegon yang nantinya juga berdampak kepada masyarakat Cilegon,” tuturnya.
Editor: Bayu Mulyana










