TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Ahmad Amarullah ikut melayat ke kediaman mantan Gubernur Banten M Masduki di Perumahan Griya Loka, Jalan Palm Putri, Rawa Buntu, Kelurahan Serpong, Tangsel.
Menurut Amarullah, M Masduki adalah tokoh yang banyak melahirkan kader-kader yang di kemudian hari menjadi pemimpin di Tangerang, salah satunya Walikota Tangsel Benyamin Davnie.
Kepiawaian Masduki dalam menggerakkan organisasi gerakan Pramuka juga telah mencatatkan namanya sebagai tokoh gerakan Pramuka nasional.
“Beliau luar biasa kiprahnya di Tangerang. Salah satu tokoh yang kita tahu banyak melahirkan kader-kader yang di kemudian hari menjadi pemimpin di Tangerang, bahkan sampai saat ini beliau konsisten dan komitmen dengan semangat kepanduannya,” ungkap Amarullah, Jumat 23 Juni 2023.
Amarullah mengaku telah mengenal M Masduki saat menjadi Sekjen Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten. Saat itu M Masduki menjabat Wakil Gubernur dan kerap berkomunikasi dengan KNPI melalui dirinya.
“Tentu karena beliau konsen di gerakan Pramuka, komunikasi kita saat itu semakin intens, bahkan di hari Sumpah Pemuda, beliau jadi inspektur upacara dan saya membacakan naskah hostorikal pembentukan KNPI,” jelasnya.
Amarullah mengatakan, dirinya terakhir kali bertemu M Masduki dua tahun yang lalu. Saat itu ia bertemu kembali dengan M Masduki di pertokoan Tipani, Pasar Lama, Kota Tangerang. Yang berbeda dari pertemuan itu adalah Amarullah sudah menjadi Rektor UMT dan M Masduki sudah tidak lagi menjabat Wakil Gubernur Banten.
“Hampir satu jam kami ngobrol-ngobrol, saya juga menceritakan dulu pernah bertemu beliau saat acara sumpah pemuda, beliau lupa tapi saat saat ingat beliau mulai tertawa,” jelasnya.
Menurut Amarullah dalam pertemuan itu ia juga banyak meminta saran dan masukan dari M Masduki merencanakan pembangunan boarding school.
“Saya minta izin dan masukan dari beliau untuk membangun boarding school, karena lahan boarding school yang ingin dibangun tak jauh dari lahan beliau, beliau mendukung,” ujarnya.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aditya











