TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Mantan Gubernur Banten M Masduki tutup usia, pada Kamis, 22 Juni 2023.
Masduki menghembuskan nafas terakhirnya setelah melawan penyakit pencernaan di RS EMC, Alam Sutera pukul 06.00 WIB.
Pantauan di rumah duka sejumlah pejabat terus berdatangan kerumah duka, mulai dari Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar hingga Wakil Walikota Tangerang Sachrudin, serta puluhan kepala dinas.
Jenazah Masduki tiba di rumah duka di Perumahan Griya Loka, Jalan Palm Putri, Rawa Buntu, Kelurahan Serpong, Tangsel pukul 09.00 WIB.
Walikota Tangsel Benyamin Davnie bercerita telah mengenal Masduki sejak tahun 1983. Saat itu Masduki menjabat Kabag Ekonomi Pemerintah Kabupaten Tangerang dan dirinya sebagai bawahan.
“Almarhum ini guru dan orangtua saya. Saya saat menjadi ASN tahun 1983 salah satu pimpinan saya itu almarhum,” ungkap Benyamin saat melawat dirumah duka, Kamis 22 Juni 2023.
Menurut Benyamin, ia mengenal Masduki sebagai sosok pemimpin yang mau memberi contoh pada bawahan dan selalu bekerja secara perfeksionis.
“Saya sangat berkesan dengan kepemimpinan beliau, karena kepemimpinan beliau tidak mendikte, tapi memberi contoh bertahun-tahun bekerja dengan beliau,” jelasnya.
Benyamin mengaku sempat bertemu Masduki dirumahnya dua minggu yang lalu pada agenda makan bersama dengan rekan-rekannya saat dulu sama-sama berdinas di Pemkab Tangerang.
“Kami anak didik almarhum sempat makan siang dirumah almarhum dan Solat Dzuhur bersama. Almarhum saat itu sangat sehat tidak ada keluhan apa-apa,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengenal sosok Masduki sejak ia masih kecil. Menurut Zaki Masduki adalah sosok Pamong Praja yang patut dicontoh oleh generasi saat ini.
“Almarhum adalah contoh dari Pamong Praja yang luar biasa dan juga tokoh Pramuka nasional. Jasa almarhum dalam membangun Tangerang dan Banten juga luar biasa. Saya sudah mengenal almarhum sejak masih sangat kecil,” jelas Zaki.
Ditempat yang sama, Wakil Walikota Tangerang Sachrudin menganggap Masduki sebagai orang tua yang kerap memberi wejangan nasihat hidup dan motivasi.
“Yang semangatnya tidak pernah pudar memberi motivasi dan wejangan. Bukan hanya memberi ilmunya, tapi juga memberi pengalamannya kepada kita semua, sebagai anak muridnya, saya banyak belajar kepada almarhum,” ucap Sachrudin.
M Masduki dikenal luas sebagai Wakil Gubernur Banten mendampingi mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah pada periode 2007-2012. Ia meninggalkan istri Dedeh Syahrawati dan lima orang anak.
Masduki juga dikenal oleh kalangan gerakan Pramuka sebagai Ketua KwartirDaerahPrajaaja MudaKaranaProvinsinsi Banten 2011–2021.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Abdul Rozak











