slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Wacana Publik

Berkorban dengan Berkurban

Redaksi by Redaksi
30-06-2023 09:06:27
in Wacana Publik
Berkorban dengan Berkurban

ILUSTRASI: Pj Gubernur Banten Al Muktabar menyembelih hewan kurban berupa sapi di Masjid Raya Al Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Kamis, 29 Juni 2023. Foto: Pemprov Banten

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Oleh Dr H. Muhammad Soleh Hapudin, M.Si

IDUL Adha pada setiap tanggal 10 Zulhijah juga dikenal dengan sebuatan “Hari Raya Haji”, di mana kaum muslimin yang sedang menunaikan haji yang utama, yaitu wukuf di Arafah tanggal 10 Zulhijah, Mabit Muzdalifah untuk mengambil batu kerikil  dan dilanjutkan Mabit di Mina.

Baca Juga :

Menggugat Sesat Pikir Implementasi Pancasila dari Hipogram Orde Baru Menuju Ruang Dialektika Papan Catur

Paramount Petals Salurkan Hewan Kurban ke 48 Lokasi di Kabupaten Tangerang

SPPG Yayasan Hamim Center Founder Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga Lebak

LDII Banten Distribusikan Ribuan Paket Daging Kurban

Saudara-saudara kita yang saat ini sedang melaksanakan  Ibadah Haji sedang melakukan melakukan prosesi ibadah haji berada di Mina untuk menyelesaikan  proses Ibadah haji melakukan lempar jumrah di hari terakhir,  hari ini akan kembali ke penginapan di Makkah untuk melakukan Tawaf Ifadah. Beberapa hari kemudian proses pemulangan jamaah haji  Indonesia.

Di samping Idul Adha dinamakan hari raya haji, juga dinamakan “Idul Qurban”, karena pada hari itu Allah memberi kesempatan kepada kita untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya. Bagi umat muslim yang belum mampu mengerjakan perjalanan haji, maka ia diberi kesempatan untuk berkurban, yaitu dengan menyembelih hewan kurban sebagai simbol ketakwaan dan kecintaan kita kepada Allah SWT.

Melalui  Hari Raya Idul Adha kita semua untuk kembali merenungkan nikmat-nikmat dan rezeki yang telah dianugerahkan oleh Allah SWT dalam kehidupan. Segala nikmat ini adalah nyata adanya dan telah ditegaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Kautsar ayat 1: Artinya: “Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak.”

Nikmat yang telah diberikan ini tidak boleh menjadikan kita lupa sehingga jauh dari Allah SWT Sebaliknya, nikmat ini harus mampu dijadikan sebagai sarana untuk beribadah dan membawa kita lebih dekat kepada Allah swt.

Lalu bagaimana kita mendekatkan diri kepada Allah? Pertanyaan ini dijawab di ayat selanjutnya yakni ayat kedua QS Al-Kautsar :2 yang artinya: “Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).”

Jelas dalam ayat ini, Allah memerintahkan kita untuk terus mendekatkan diri kepada-Nya dengan dua bentuk ibadah. Pertama adalah salat yang memang sudah menjadi kewajiban dan rutinitas harian kita dengan melaksanakannya lima waktu setiap hari, yakni Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya.

Kedua adalah dengan berkurban yang merupakan ibadah tahunan dan hanya bisa dilaksanakan pada bulan Zulhijah. Pada bulan Zulhijah ini kita diperintahkan untuk menyembelih hewan kurban di Hari Raya Haji atau Idul Adha pada tanggal 10 Zuhijah atau tiga Hari Tasyriq, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 bulan Zulhijah.

Dari sisi bahasanya sendiri, kurban berasal dari bahasa Arab, yakni qaruba – yaqrubu – qurban yang artinya dekat. Untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui kurban, kita dituntut berkorban menyisihkan harta kita untuk membeli hewan kurban dan memberikannya kepada orang lain. Hari besar Islam ini sangat identik dengan kisah kurban Nabi Ibarahim dan putra kesayangannya, Nabi Ismail. Semua ini bukanlah karangan fiksi melainkan kisah nyata yang Allah abadikan dalam Al Qur’an, termasuk perintah penyembelihan Nabi Ismail.

Sejarah perintah berkurban kepada Nabi Ibrahim yang diminta menyembelih putranya (Nabi Ismail) dan kemudian diganti sebuah domba adalah bukti bahwa Islam sangat melindungi hak azasi manusia dan cinta perdamaian.

Al Quran  mencatat sejarah ini sebagai bentuk penyempurnaan manusia berbakti kepada Allah SWT diabadikan  QS As Shafat 102, “Ketika anak itu sampai pada (umur) ia sanggup bekerja bersamanya, ia (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu?” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu! Insyaallah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang sabar.”

Tentu kita harus benar-benar ikhlas dan menata hati dengan benar dalam berkorban dengan berkurban ini. Jangan sampai pengorbanan kita dengan mengambil harta yang kita miliki tidak membuahkan hasil dan jauh dari hakikat ibadah kurban itu sendiri yakni mendekatkan diri pada Allah. Meski tidak wajib menyembelih hewan kurban, bagi muslim yang merasa keberatan mengeluarkan hartanya untuk berkurban, perlu membaca sejarah mengenai betapa besarnya nilai hewan kurban Nabi Ibrahim. 

Dalam Kitab “Misykatul Anwar”disebutkan bahwa Nabi Ibrahim memiliki kekayaaan 1.000 ekor domba, 300 lembu dan  100 ekor unta. Riwayat lain menyebutkan memiliki 12.000. Dengan jumlah tersebut Nabi Ibrahim tergolong hartawan atau milyuner.

Suatu Ketika Nabi Ibrahim ditanya oleh seseorang “milik siapakan  ternak sebanyak ini? Maka dijawabnya “Kepunyaan Allah, tapi saat ini masih milikiku. Sewaktu-waktu Allah menghendaki  aku serahkan semuanya. Jangankan  Cuma ternak, bila Allah meminta anak kesayangan ku Ismail, niscaya akan aku serahkan.”

Pernyataan Nabi Ibrahim itulah, yang kemudian oleh Allah dijadikan bahan ujian, yaitu Allah menguji iman dan takwa Nabi Ibrahim, melalui mimpinya yang hak untuk menorbankan anaknya kala itu masih berusia 7 tahun, supaya dikorbankan dan disembelih dengan menggunakan tanggannya sendiri. Peristika spektakuler ini dinyatakan dalam Al-Qur’an. Nabi Ibrahim memantapkan niatnya, Nabi Ismail telah pasarah dan tawakal. Sedetik setelah pisau digerakan. Allah  berseru dengan firmannya untuk menghentikan perbuatannya, Allah telah  meridai ayah dan anaknya memasrahkan tawakal mereka. 

Rasa syukur Nabi Ibrahim atas tidak jadinya menyembelih putranya, diganti dengan menyembelih 1.000 kambing, 300 lembu dan 100 unta demi taat kepada Allah.  Artinya: “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu Dialah yang terputus.” (QS. Al Kautsar: 1-3) 

Jika kita hitung dengan formula matematis, seekor kambing harganya sekitar Rp3 juta, dikalikan 1.000 jadi Rp3 miliar. Seekor sapi harganya sekitar Rp20 juta, dikalikan 300 jadi Rp6 miliar. Sedangkan seekor unta, harganya sekitar Rp40 juta, dikalikan 100 jadi Rp4 miliar. jika menghitung kasar, nilai ekonomis saat ini Nabi Ibrahim AS mengeluarkan  biaya Rp13 miliar untuk berkurban.

Keutamaan dari ibadah kurban adalah sebuah ibadah yang memiliki dua dimensi, yakni vertikal dan horizontal. Dimensi vertikal artinya ibadah yang ditujukan hanya kepada Allah SWT. Sementara dimensi horizontal adalah ibadah sosial berupa berbagi rezeki untuk membahagiakan orang lain. Ketika kita mampu membahagiakan orang lain, maka kita pun akan merasa bahagia dan pada akhirnya kebahagiaan bersama juga akan mudah terwujud sehingga kehidupan di tengah-tengah masyarakat pun akan bahagia dan damai.

Dengan agungnya makna dan tujuan dari ibadah kurban ini, maka sudah selayaknya kita berusaha untuk dapat melaksanakannya sehingga kita akan semakin dekat kepada Allah. Tentu kita tidak ingin menjadi hamba yang kufur nikmat dan terputus rahmat Allah karena kita tidak berkurban padahal sebenarnya kita mampu. (*)

Dr H. Muhammad Soleh Hapudin, M.Si adalah dosen FKIP Univ Esa Unggul Jakarta, Ketua DPW Forum Silaturahmi Doktor Indonesia (FORSILADI) Provinsi Banten, Litbang Majelis Dai Kebangsaan Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Litbang Ikatan Doktor Ilmu Pendidikan Republik Indonesia (IDIP RI), dan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang.

Tags: kurbanMuhamad Soleh Hapudinwacana publik
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Dulu Viral Gegara Tumpukan Sampah, Pantai Teluk Disulap Jadi Taman Bermain Anak

Next Post

Program 1,8 Juta Paket Kurban, PKS Kabupaten Tangerang Potong Enam Sapi

Related Posts

Menggugat Sesat Pikir Implementasi Pancasila dari Hipogram Orde Baru Menuju Ruang Dialektika Papan Catur
Wacana Publik

Menggugat Sesat Pikir Implementasi Pancasila dari Hipogram Orde Baru Menuju Ruang Dialektika Papan Catur

by Redaksi
Senin, 1 Juni 2026 15:03

Penulis: Prastiyo Umardani, pengajar Pancasila tingkat SMA dan menjabat sebagai Sekjen lingkaR stUdi maSyarakat & Hukum (RUSH) HINGGA detik ini,...

Read moreDetails

Paramount Petals Salurkan Hewan Kurban ke 48 Lokasi di Kabupaten Tangerang

SPPG Yayasan Hamim Center Founder Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga Lebak

LDII Banten Distribusikan Ribuan Paket Daging Kurban

Guru Besar UIN Jakarta: Bantuan Sapi Kurban Presiden Perlu Diposisikan sebagai Program Sosial Negara

PT Kawan Listrik Indonesia Potong Dua Ekor Sapi Kurban untuk Warga Ciakar

Prof. Tholabi Kharlie: Idul Adha Momentum Menguatkan Solidaritas Kemanusiaan

Idul Adha, Teladan Keluarga Nabi Ibrahim

Haji dan Makna Perjalanan Spiritual 

Retaknya Ruang Aman Bagi Perempuan dan Anak

Next Post
Program 1,8 Juta Paket Kurban, PKS Kabupaten Tangerang Potong Enam Sapi

Program 1,8 Juta Paket Kurban, PKS Kabupaten Tangerang Potong Enam Sapi

Pasar Ciputat Makin Sepi, 500 kios Kosong, Ide Kios Diisi Pedagang Barang Antik Ditolak

Pasar Ciputat Makin Sepi, 500 kios Kosong, Ide Kios Diisi Pedagang Barang Antik Ditolak

Pemprov Banten Tebar 2.600 Kupon Daging Kurban. 500 Kupon untuk Stunting

Pemprov Banten Tebar 2.600 Kupon Daging Kurban. 500 Kupon untuk Stunting

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BGN Apresiasi Dukungan Elemen Masyarakat dalam Pelaksanaan Program MBG di Lebak

BGN Apresiasi Dukungan Elemen Masyarakat dalam Pelaksanaan Program MBG di Lebak

Jumat, 12 Juni 2026 22:55
Dekopinwil benahi koperasi

Dekopinwil Banten Siap Benahi Koperasi, Pangkas Rantai Pasok dan Perkuat Ekonomi Desa

Jumat, 12 Juni 2026 22:40
Rokok ilegal merak

Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni

Jumat, 12 Juni 2026 22:34
Pendidikan Pandeglang

Bupati Pandeglang Serahkan Lahan  26,5 Hektar Calon Sekolah Terintegrasi ke Kemendikdasmen

Jumat, 12 Juni 2026 22:25
Isro Mi’raj Pimpin DPC PKB Cilegon

Isro Mi’raj Pimpin DPC PKB Cilegon

Jumat, 12 Juni 2026 18:58
Pengurus Dekopinwil Banten

Dekopinwil Banten Dikukuhkan, Andra Soni Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan

Jumat, 12 Juni 2026 18:22
BGN Apresiasi Dukungan Elemen Masyarakat dalam Pelaksanaan Program MBG di Lebak

BGN Apresiasi Dukungan Elemen Masyarakat dalam Pelaksanaan Program MBG di Lebak

Jumat, 12 Juni 2026 22:55
Dekopinwil benahi koperasi

Dekopinwil Banten Siap Benahi Koperasi, Pangkas Rantai Pasok dan Perkuat Ekonomi Desa

Jumat, 12 Juni 2026 22:40
Rokok ilegal merak

Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni

Jumat, 12 Juni 2026 22:34
Pendidikan Pandeglang

Bupati Pandeglang Serahkan Lahan  26,5 Hektar Calon Sekolah Terintegrasi ke Kemendikdasmen

Jumat, 12 Juni 2026 22:25
Isro Mi’raj Pimpin DPC PKB Cilegon

Isro Mi’raj Pimpin DPC PKB Cilegon

Jumat, 12 Juni 2026 18:58
Pengurus Dekopinwil Banten

Dekopinwil Banten Dikukuhkan, Andra Soni Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan

Jumat, 12 Juni 2026 18:22

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

BGN Apresiasi Dukungan Elemen Masyarakat dalam Pelaksanaan Program MBG di Lebak

BGN Apresiasi Dukungan Elemen Masyarakat dalam Pelaksanaan Program MBG di Lebak

by Mastur Huda
Jumat, 12 Juni 2026 22:55

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Koordinator Wilayah (Korwil) BGN, Asep Royani, menyampaikan apresiasi kepada berbagai elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap...

Dekopinwil benahi koperasi

Dekopinwil Banten Siap Benahi Koperasi, Pangkas Rantai Pasok dan Perkuat Ekonomi Desa

by Yusuf Permana
Jumat, 12 Juni 2026 22:40

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Banten periode 2026-2030 berkomitmen melakukan pembenahan sektor koperasi untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendukung...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak