CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon mengampanyekan Gerakan Nasional Aksi Bergizi di empat sekolah sejak 20 hingga 26 Juli 2023. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk pencegahan stunting demi mewujudkan generasi yang sehat dan produktif.
Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat pada Dinkes Kota Cilegon, Rully Kusumawardhany mengatakan, empat sekolah yang menjadi lokasi kampanye Gerakan Nasional Aksi Bergizi tersebut adalah SMPN 1 Cilegon, SMPN 3 Cilegon, SMPN 7 Cilegon, dan SMP Islam Al Azhar.
“Dari empat sekolah itu baru dua sekolah yang kita kunjungi SMPN 1 dan SMPN 3 sisanya bakal kita kunjungi Selasa dan Rabu depan,” kata Rully, Jumat, 21 Juli 2023.
Dijelaskan Rully, Gerakan Nasional Aksi Bergizi sebagai upaya pencegahan stunting melalui Gerakan Remaja Putri Minum Tablet Tambah Darah (TTD), dapat membudayakan aktivitas fisik bagi siswa SMP, serta membiasakan sarapan melalui gizi seimbang, dapat menghasilkan remaja putri yang sehat, berprestasi, tidak anemia, serta melahirkan generasi yang sehat dan tidak stunting.
“Selain itu implementasi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan program Gerakan Nasional Aksi Bergizi dapat diintegrasikan,” jelasnya.
Untuk itu, Rully mengaku, ia mendorong semua pihak agar dapat menyukseskan Gerakan Nasional Aksi Bergizi.
“Secara khusus, saya mendorong jajaran Dinas Kesehatan Kota Cilegon agar senantiasa melakukan pembinaan dan pendampingan kepada sekolah. Saya juga berharap, kegiatan ini dapat terus terlaksana secara berkelanjutan, sebagaimana arahan dari pemerintah pusat. Tentunya kita ingin agar para anak dan remaja kita bebas stunting,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 3 Cilegon, Agus Darmanto mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk lebih memperhatikan jajanan yang disediakan di kantin sekolah.
“Alhamdulillah ya dengan adanya kegiatan ini, kami jadi mengetahui apa saja yang dikonsumsi. Ke depan kita lebih selektif dalam menjual makanan dan minuman di kantin dengan menghindari gula, pewarna seperti itu,” katanya. (*)
Reporter: Rajudin
Editor: Agus Priwandono











