CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Para tokoh agama mengaku bangga terhadap kafilah Kota Cilegon yang berusaha maksimal pada perhelatan MTQ XX Provinsi Banten di Kabupaten Tangerang, sejak 26 hingga 30 Juli 2023.
Sebab, selain mampu menaikkan level menjadi peringkat enam, dari sebelumnya peringkat delapan, para kafilah Kota Cilegon juga merupakan para putra putri daerah asli Kota Cilegon.
“Kita tetap akan mempertahankan putra daerah. Apapun hasilnya, kami merasa bangga karena kafilah Kota Cilegon semuanya putra daerah asli Cilegon,” ucap salah satu tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Cilegon, KH Rois M Sa’i, Minggu, 30 Juli 2023.
Dikatakan Rois, pihaknya akan terus mendukung dan mempertahankan putra daerah pada kafilah Kota Cilegon agar setiap proses pembinaan dan pendidikan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dapat dirasakan oleh putra putri asli Kota Cilegon.
“Kita tidak memperkenankan orang luar menjadi kafilah Kota Cilegon. Alasannya sederhana, agar pembinaan, peningkatan kapasitas dan anggaran yang dikeluarkan pemerintah bisa dirasakan oleh masyarakat asli Kota Cilegon,” katanya.
Dalam hal ini, Rois juga merasa bangga karena kafilah Kota Cilegon mampu meningkatkan ranking atau peringkat dari sebelumnya.
“Dari sisi ranking kita naik. Hal itu menunjukkan bahwa pembinaan LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran) sudah ada kemajuan. Kedepan, kita harus terus melakukan pembinaan, kalau bisa ditambah lagi kegiatannya. Kita harus rajin menggali potensi, meningkatkan penghargaan bagi pembina, dewan hakim dan peserta agar lebih semangat. Selain itu, pemeritah juga harus berani mengikat kafilah yang sudah berhasil dibina, jangan sampai keluar atau diambil daerah lain,” ungkapnya.
KH Romli Marjuki juga mengaku bangga dengan prestasi yang telah diukir kafilah Kota Cilegon.
“Kami bangga, apalagi saya terjun langsung (di MTQ XX Provinsi Banten). Kemarin (pada acara MTQ) juga Kota Cilegon dapat pujian karena kafilahnya putra daerah dan pembimbingnya bagus,” katanya.
Walikota Cilegon, Helldy Agustian, juga menyampaikan rasa bangganya terhadap khafilah Kota Cilegon.
“Saya patut berbangga karena khafilah dari kota Cilegon seluruhnya asli wong Cilegon. Ketika menang kita bermartabat, ketika kalah kita tetap terhormat. Bagi saya, bisa memberikan prestasi lebih baik dari sebelumnya saja saya sudah sangat bangga,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Setda Kota Cilegon, Rahmatullah menjelaskan, kafilah Kota Cilegon telah berhasil menaikkan ranking dari sebelumnya peringkat delapan menjadi peringkat enam dengan nilai 71 bersama Kabupaten Lebak.
“Kafilah kita semuanya asli orang Cilegon. Kita akan terus berusaha untuk meningkatkan pembinaan dengan menghadirkan narasumber terbaik,” tutupnya. (*)
Reporter: Rajudin
Editor: Agus Priwandono











