• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kabupaten Serang

Ini Alasan Pemkab Serang Belum Rencanakan WFH

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 24 Agustus 2023 04:35
in Kabupaten Serang
0
Ini Alasan Pemkab Serang Belum Rencanakan WFH

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah

0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Ideks Kualitas Udara (AQI) di Kabupaten Serang saat ini menduduki peringkat 5 terburuk se-Indonesia. Data tersebut berdasarkan hasil rangking kota paling berpolusi di Indonesia yang dilakukan secara real time oleh IQAir.

Berdasarkan data per tanggal 23 Agustus 2023 pukul 19:37 WIB, Kabupaten Serang berada di posisi 5 besar dengan nilai indeks kualitas udara AQI sebesar 160, dibawah Depok yang memiliki AQI sebesar 162.

Dengan kualitas AQI sebesar 160, kualitas udara di Kabupaten Serang berstatus tidak sehat dan ada kemungkinan peningkatan gangguan jantung dan paru-paru serta dampak kesehatan di kalangan masyarakat, terutama untuk kelompok sensitif.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan pihaknya saat ini terus memonitor Dinas Kesehatan mengenai dampak yang ditimbulkan akibat kondisi kualitas udara yang buruk.

“Polusi udara ini terus saya pantau ke Dinkes tetapi dengan banyaknya yang terkena flu ini mungkin dampak dari polusi udara,” katanya Rabu 23 Agustus 2023.

Ia menduga polusi udara yang terjadi di Kabupaten Serang diakibatkan lantaran tingginya volume kendaraan yang melintas di kabupaten Serang dan berkurangnya jumlah pepohonan.

“Polusi ini dari mungkin dari kendaraan karena banyak sekali kendaraan bermotor pastinya menghasilkan polusi. Kemudian dari pohon sendiri sudah banyak yang ditebang sehingga ada pengaruhnya,” jelasnya.

Kendati demikian Pemkab Serang belum mau memberlakukan Work From Home (WFH) lantaran pengajuan WFH untuk tangerang raya pun belum disepakati.

“Kabupaten Serang tidak kita belum WFH karena tangerang raya saja masih menunggu dari arahan pemerintah pusat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani

Tags: kualitas udarakualitas udara burukPemkab Serangpolusi udarawfh
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Warga di Rangkasbitung Kumpulkan Dana Demi Perbaiki Jalan Desa Yang Rusak

Next Post

Bupati Irna Minta Bantuan Ketua RT dan RW untuk Sukseskan Wajar 12 Tahun

Next Post
Bupati Irna Minta Bantuan Ketua RT dan RW untuk Sukseskan Wajar 12 Tahun

Bupati Irna Minta Bantuan Ketua RT dan RW untuk Sukseskan Wajar 12 Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

PAD Pandeglang Belum Capai 50 Persen, Komisi II Minta Pemda Evaluasi

PAD Pandeglang Belum Capai 50 Persen, Komisi II Minta Pemda Evaluasi

by Purnama Irawan
Rabu, 2 September 2026 06:05
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang menyoroti rendahnya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten...

Ciptakan Hunian yang Nyaman, Perumahan Bumi Nagara Lestari Bangun Sistem Penanggulangan Banjir

Ciptakan Hunian yang Nyaman, Perumahan Bumi Nagara Lestari Bangun Sistem Penanggulangan Banjir

by Abdul Rozak
Selasa, 1 September 2026 21:24
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Perumahan Bumi Nagara Lestari di Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, membangun sistem pengendalian banjir. Upaya ini...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.