LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sungai Ciberang yang melintasi beberapa wilayah, di antaranya Desa Sangiang Tanjung, Kecamatan Kalanganyar, Desa Margajaya Kecamatan Cimarga dan Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung, saat ini kondisinya mengering. Penyebabnya diduga dampak dari pengairan Waduk Karian.
Waduk Karian yang keberadaannya mencakup lima kecamatan yakni Rangkasbitung, Cimarga, Kalanganyar, Sajira dan Maja, akan diresmikan akhir tahun 2023 oleh Presiden Joko Widodo.
“Sungai ini melintasi Desa Margajaya, Sangiang Tanjung dan Pasir Tanjung. Mayoritas 90 persen warga di tiga desa masih menggunakan air Sungai Ciberang untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Yahi, warga Desa Sangiang Tanjung, Selasa 26 September 2023.
Diungkapkan Yahi, saat ini kondisi air sungai mengering, bahkan air yang tadinya besar melimpah saat ini tidak ada dan warga tidak bisa memanfaatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
“Hanya ada sekitar 20 sampa 30 persen warga yang tidak menggunakan air Sungai Ciberang dan rata-rata warga di tiga desa masih menggunakan air sungai,” ungkapnya.
Pembangunan Waduk Karian di Kabupaten Lebak, untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Jabotabek. Selain itu Waduk Karian akan dijadikan objek destinasi wisata di Kabupaten Lebak.
Menurut Yahi, pengairan Waduk Karian tanpa ada pemberitahuan kepada warga sebelumnya sehingga warga kesulitan untuk memenuhinya kebutuhan air sehari-hari.
“Seharusnya ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada warga sehingga warga tidak kesulitan untuk mendapatkan air, terlebih saat ini sedang musim kemarau panjang,” ujarnya.
Reporter : Nurandi
Editor : Aas Arbi











