SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Batu yang menggunung di halaman SDN 4 Anyer yang diakibatkan penyegelan oleh seseorang yang mengaku sebagai ahli waris diangkut masyarakat dan juga unsur Muspika Kecamatan Anyer.
Material tersebut diketahui mulai diangkut sejak Sabtu 21 Oktober 2023 setelah dilakukan penyegelan oleh orang yang mengaku ahli waris pada Selasa 17 Oktober 2023 sore.
Camat Anyer Imron Ruhyadi membenarkan jika material-material yang menggunung di halaman SDN 4 Anyer sudah diangkut.
“Sudah diangkut pak, dibersihkan sejak Sabtu siang,” katanya saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa 24 Oktober 2023.
Ia mengatakan pembersihan material tersebut agar proses belajar mengajar di sekolah tidak terganggu dan tidak membahayakan anak-anak.
Pihaknya bersama dengan komite sekolah bahkan sudah mengajukan surat untuk perlindungan hukum kepada Polres Kota Cilegon guna menjamin proses belajar mengajar di sekolah berjalan dengan baik dan aman.
“Karena fokus kita pada kegiatan belajar mengajar, jadi kita sampaikan perlindungan hukum bagi anak-anak yang belajar,” katanya.
Diketahui sebelumnya seseorang yang mengaku sebagai perwakilan ahli waris melakukan penyegelan lahan SDN 4 Anyer dengan menurunkan batu belah di depan pintu gerbang sekolah.
Aksi tersebut membuat anak-anak yang masih berada di sekolah karena tengah mengikuti kegiatan ekstrakulikuler itupun menangis histeris. Bahkan video tersebut pun viral di media sosial.
Aksi saling lapor pun dilakukan oleh ke dua belah pihak, Bagian hukum Setda Kabupaten Serang mengaku sudah melaporkan perwakilan ahli waris ke polres Kota Cilegon, Sementara ahli waris membuat laporan polisi ke Polda Banten atas dugaan kasus penyerobotan lahan. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











