TANGSEL, RADARBANTEN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel mengonfirmasi dua orang warganya positif terinfeksi cacar monyet atau monkey pox.
Penyakit ini dapat bersifat ringan dengan gejala yang berlangsung sekitar 2-4. minggu, namun dapat berkembang menjadi berat hingga berujung kematian.
Penularan monkey pox terjadi melalui droplet atau percikan liur saat berbicara, kontak langsung dengan lesi dan cairan tubuh termasuk benda terkontaminasi, dan hubungan seksual.
“Gejala pada virus cacar monyet atau monkey pox antara lain demam akut lebih dari 38,5 derajat celcius setelah 1-3 hari, ruam akut, nyeri otot, sakit punggung, kelelahan tubuh serta ditemukan pembengkakan pada kelenjar getah bening (limfadenopati),” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar, Rabu, 1 November 2023.
Menurut Allin, penularan kepada manusia terjadi melalui kontak langsung dengan hewan ataupun manusia yang terinfeksi, atau melalui benda yang terkontaminasi oleh virus tersebut.
“Virus masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang luka atau terbuka walaupun tidak terlihat, saluran pernapasan, atau selaput lendir seperti mata, hidung, atau mulut. Cacar monyet atau monkey pox biasanya merupakan penyakit yang sembuh sendiri dengan gejala yang berlangsung dari dua hingga empat minggu,” ujarnya.
Allin mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap waspada terhadap virus cacar monyet atau monkey pox dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta meningkatkan protokol kesehatan.
“Sebagai bentuk kesiapsiagaan kewaspadaan dini dan respons terhadap kasus dugaan monkey pox, Pemkot Tangsel sudah melakukan sosialisasi, edukasi kepada tenaga kesehatan dan masyarakat tentang monkey pox, serta memperkuat sistem surveilans yang sudah ada untuk melakukan investigasi maupun pelacakan kontak,” jelasnya.
Allin mengatakan, jika mengalami gejala cacar monyet atau monkey pox, maka segera ke fasilitas pelayanan kesehatan atau rumah sakit agar mendapatkan pengobatan simtomatik dan suportif untuk meringankan gejala yang ada hingga menecegah terjadinya infeksi sekunder.
“Rumah sakit di Kota Tangerang Selatan sudah siap untuk merawat pasien cacar monyet atau monkey pox. Kami sudah memberikan pedoman pencegahan dan pengendalian penyakit monkey pox bagi tenaga kesehatan,” tandasnya. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agus Priwandono











