SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Mitra10 dibuka di Kota Serang. Walikota Serang, Syafrudin berharap, Mitra10 dapat menyerap tenaga kerja lokal, khususnya warga Kota Serang.
Selain itu, Mitra10 juga diharapkan dapat menjadi penambah perputaran ekonomi di Kota Serang yang lebih baik.
Walikota Serang, Syafrudin, menyampaikan harapannya itu saat Grand Opening Mitra10, Rabu, 1 November 2023.
Syafrudin mengatakan, Kota Serang merupakan daerah yang strategis dan memiliki jumlah penduduk kurang lebih 700 ribu. Hal ini disebut dapat menarik para investor untuk berinvestasi di Kota Serang.
“Jumlah penduduknya 700 ribu, semua perkantoran ada di Kota Serang, kantor Gubernur, Polda, Korem dan lain-lain. Oleh karena itu, sangat strategis sekali dibuka Mitra10 dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Syafrudin berharap, dengan hadirnya Mitra10 dapat menyerap tenaga lokal, khususnya Kota Serang, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jangan sampai karyawannya dari luar Kota Serang dan masyarakat Kota Serang hanya nonton. Ini bagian dalam rangka mengurangi angka pengangguran,” katanya.
Corporate Secretary PT Catur Sentosa Adiprana Tbk, Idrus Hermawan Widjayakusuma mengatakan, terpilihnya Kota Serang untuk membuka Mitra10 lantaran Kota Serang merupakan salah satu daerah yang strategis.
“Satu kesempatan, ada lokasi yang sangat bagus di sini dan kita mau mengembangkan Mitra10 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Serang,” ucapnya.
Kota Serang juga, kata dia, merupakan kota penunjang Ibukota Jakarta, sama seperti daerah lainnya seperti Bogor, Bekasi, Tangerang.
Kemudian, ia mengaku, untuk penyerapan tenaga kerja akan lebih diutamakan bagi warga lokal.
“Untuk tenaga kerja, setiap kita buka Mitra10 di mana kita berada, kita mengutamakan tenaga kerja dari tempat setempat,” tuturnya.
Senada dengan itu, GM Marketing dan Komunikasi Mitra10, Erik Kosawara mengatakan, Mitra10 di Kota Serang saat ini memiliki total 150 orang karyawan.
“Internal kita ada 75 karyawan. Di samping itu juga ada tambahan beberapa supplier SPG. Kurang lebih 150 orang sampai outsourcing kita,” ujarnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agus Priwandono











