CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cilegon terus menggencarkan pendidikan politik bagi pemilih pemula di Kota Cilegon. Hal itu dilakukan lantaran pemilih pemula rawan dengan golput.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Cilegon, Sri Widyati mengatakan, perlunya mengedukasi pemilih pemula supaya mengetahui dan memahami secara utuh hak dan kewajibannya tanpa terpengaruh dengan adanya pelanggaran atau kecurangan Pemilu.
“Peserta sekarang ada dari SMA RJ, SMK YPWKS dan MA Al Khairiyah. Tujuannya agar semua orang bisa mendapatkan informasi tentang pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang,” kata Sri.
Menurut Sri, peran pemuda sangat diperlukan, termasuk dalam menggunakan hak pilihnya, wawasan dalam bidang politik yang luas, serta tata dasar cara pemilihan.
“Semoga dengan diberikannya edukasi ini seluruh pemilih pemula Kota Cilegon bisa menggunakan hak pilihnya, sehingga partisipasi Pemilu itu meningkat,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon, Patchurrohman, menyebutkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Cilegon sebanyak 324.562 jiwa.
Dari jumlah tersebut, 60 persennya merupakan pemilih dari kalangan milenial.
“Untuk itu, kita harus antisipasi karena ketertarikan mereka kan beda-beda. Makanya harus kita antisipasi dengan cara harus kita datangi dan diberikan pemahaman ke mereka,” ucapnya.
Fany, salah satu peserta dari SMAIT RJ mengaku, adanya kegiatan ini bisa menambah wawasannya terhadap dunia politik.
“Jadi kita tau apa saja calon yang kita pilih, terutama yang enggaj boleh kita lakukan pada saat Pemilu nanti,” tutupnya. (*)
Reporter: Rajudin
Editor: Agus Priwandono











