Sebelumnya, Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang, Diana A Utami, mengungkapkan tingginya angka pengangguran di Kabupaten Serang lantaran ketersediaan lapangan kerja yang tidak sebanding dengan pencari kerja.
Sehingga, Diana berharap ada kurikulum softskill yang dimasukkan ke sekolah, dimulai dari Kelas X SMK atau SMA.
“Bukan pada saat mau lulus baru diajarkan softskill tersebut, tapi sudah diajarkan mulai dari kelas sepuluh. Softskill ini sangat penting, karena di dunia pekerjaan itu bakal diuji spesifikasinya, kompetensinya, dan kemampuannya,” katanya.
Selain itu, kata Diana, mengatasi pengangguran ini harus dilakukan secara berbarengan, tidak hanya mengandalkan Disnakertrans Kabupaten Serang. Namun, dinas lainnya yang dapat membuka lapangan kerja juga harus ikut membantu menyelesaikan permasalahan pengangguran tersebut.
“Contohnya, kita punya UMKM, pertanian, dan perikanan. Nah, harus ikut membantu juga bagaimana masyarakat ini tertarik untuk bekerja di sana. Kemudian, perusahaan juga harus ikut serta,” ujarnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agus Priwandono












