TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang serius dalam penanganan stunting di wilayahnya. Hal tersebut terlihat dengan dicanangkannya program Kompak (Kolaborasi dalam Pembangunan Keluarga). Bahkan Pj Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono yakin angka stunting di Kabupaten Tangerang turun 14 persen pada tahun 2024 sesuai dengan target pemerintah pusat.
Andi Ony mengapresiasi kegiatan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Tangerang yang merangkul Baznas, akademisi, perusahaan, dan media dalam rangka mendukung program pembangunan keluarga berencana terkait percepatan penurunan stunting.
“Saya berharap kepada semua OPD terkait di lingkup Pemerintah Kabupaten Tangerang, termasuk di kecamatan dan desa, para mitra pembangunan, akademisi serta media massa dapat bekerja sama untuk percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang,”ungkapnya, Jumat 24 November 2023.
Menurut Andi, penurunan stunting ini penting dilakukan sedini mungkin, karena hal tersebut untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan, menghambat pertumbuhan dan kecerdasan anak serta produktivitas saat dewasa nanti.
Untuk itu, dirinya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkomitmen untuk menurunkan stunting di Kabupaten Tangerang.
“Saya yakin secara pribadi bahwa Kabupaten Tangerang mampu mencapai target yang telah ditetapkan oleh pemerintah di tahun 2024 sebesar 14 persen,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKAB) Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmidzi mengungkapkan, penanganan stunting di Kabupaten Tangerang melibatkan pelaku usaha, akademisi, dan kelompok masyarakat dalam sistem jejaring yang formal.
Maka dari itu, pihaknya telah menyiapkan strategi dan inovasi daerah dalam aksi Kompak atau kolaborasi dalam pembangunan keluarga.
Dimana, kolaborasi tersebut melibatkan unsur Pentahelix menjadi lebih terorganisir dan memiliki formalitas di Kabupaten Tangerang.
“Yang kemudian kita melakukan Sinergi pelaksanaan DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting), Gemarikan serta melakukan pengembangan website stunting Kabupaten Tangerang,”beber Hendra.
Hendra menambahkan, portal website Pemda pada Dinas DPPKB, selain berfungsi memberikan informasi terkait stunting dan pelaksanaan upaya percepatan penurunan stunting, juga memberikan informasi jumlah keluarga berisiko stunting dan jumlah anak yang berisiko stunting.
“Portal website tersebut juga dapat diakses oleh pimpinan dan stakeholder terkait yang akan berkontribusi dalam penanganan stunting,”pungkasnya.
Reporter: Mulyadi
Editor: Aditya











