CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Menggunakan alat pecongkel ban, tukang tambal di Jalan Lingkar Selatan (JLS), tepatnya di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, membunuh istrinya sendiri.
Diduga, pelaku berinisial VZAM tega membunuh istrinya berinisial AAA dalam keadaan mabuk.
Kapolsek Cibeber, Iptu Atep Mulyana, menjelaskan, pelaku diamankan personel Kepolisian 30 menit setelah aksi pembunuhan itu dilakukan.
Atep menjelaskan, menurut keterangan saksi, diduga dalam pengaruh minuman beralkohol pada Rabu, 13 Desember 2023, pelaku mengamuk di sekitar pemukiman warga Lingkungan Curuggrotan, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, dan mengancam akan membunuh siapa pun yang di hadapannya.
“Pelaku sempat mengucapkan jangankan kalian, istri saya aja saya bunuh,” ujar Atep, Kamis, 14 Desember 2023.
Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar menghubungi bernama Frengky pemilik lapak tambal ban tempat pelaku bekerja.
Sekitar 21.00 WIB, Frengky tiba di lokasi lapak ban tempat pelaku bekerja dan bersama warga mengecek dan membuka pintu lapak tambal ban tersebut.
Setelah pintu lapak terbuka, diketahui ada seorang wanita yang sudah tergeletak meninggal dunia di atas balai kayu.
“Selanjutnya saksi saudara Irul menghubungi personel piket Polsek Cibeber. Sekitar 21.20 WIB personil piket Polsek Cibeber tiba di lokasi kejadian dan mengamankan pelaku serta barang bukti dan mengamankan TKP,” ujar Atep.
Selanjutnya, pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Polsek Cibeber.
Dalam kasus ini, pelaku dijerat Pasal 338 KUH Pidana. Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.
Ketua RT 03 l, Lingkungan Curuggrotan, Bahroni, mengatakan bahwa sebelum istrinya ditemukan tewas di lapak tambal ban tersebut, pelaku sempat mengamuk di sekitar pemukiman warga.
Mengetahui hal tersebut, Bahroni langsung pulang dan oleh warga pelaku langsung diringkus.
Saat mengamuk, pelaku sempat mengancam akan membunuh siapa pun yang menghentikannya.
“Terus setelah itu ada warga yang menelepon pemilik bengkel ngasih tau kalau pelaku ngamuk. Karena khawatir, warga minta tolong sama pemilik itu buat ngecek istrinya di dalam dan ternyata sudah meninggal,” ujarnya. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono











