LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat ada tujuh rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa magnitudo 5,9. Gempa berpusat di 72 km Barat Daya Bayah dengan kedalaman 74 Km terjadi sekira pukul 07.57 WIB, Rabu 3 Januari 2024.
Dari data BPBD Lebak tujuh rumah yang mengalami rusak ringan berada di Kecamatan Lebak Gedong 1 rumah, Cijaku 1 rumah, Malingping 3 rumah, Cirinten 1 rumah dan Bayah 1 rumah.
Relawan BPBD Kecamatan Malingping Mumu mengatakan, untuk tiga rumah di Malingping semuanya mengalami rusak ringan. Kerusakan terjadi pada tembok yang retak akibat getaran gempa.
“Di sini terdapat tiga rumah yang mengalami rusak ringan, dindingnya retak dan pecah. Mungkin itu yang bisa dapat sampaikan mungkin ada info-info yang menyusul mengenai kerusakan rumah di desa-desa yang lain. Untuk saat ini cukup sekian melaporkan,” kata Mumu usai meninjau lokasi rumah, Rabu 3 Januari 2024.
Sementara Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizki Pratama mengatakan, untuk gempa magnitudo 5,9 terasa di seluruh wilayah Kabupaten Lebak.
“Terasa di seluruh wilayah Kabupaten Lebak, terasa di 28 kecamatan, 2 sampai 3 MMI untuk sekala getarannya,” kata Febby saat berada di kantornya.
Namun menurut Febby, ada tiga kecamatan yang merasakan dampak getaran gempa lebih besar karena dekat pusatnya. Sehingga gempa mengakibatkan waega panik dan kerusakan.
“Ada tiga kecamatan di Bayah, Cibeber dan Panggarangan, yang terasa 4 MMI. Jadi 4 MMI itu, warga, merasakan jelas gempanya, sehingga warga juga panik yang berhamburan keluar rumah,” tandasnya Febby.
Untuk gempa magnitudo 5,9 di Bayah hanya mengakibatkan kerusakan, dan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa akibat getaran gempa yang terasa di Pandeglang dan wilayah Provinsi Jawa Barat. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











