TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangsel memberi klarifikasi terkait informasi adanya makanan kadaluarsa yang dibagikan kepada korban banjir di Perumahan Rosewood Garden, Ciputat, Kota Tangsel.
Kepala Dinsos Tangsel Mohammad Ervin Ardani melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Tangsel, Yasir Arafat mengakui adanya kekeliruan pendistribusian makanan untuk korban banjir.
Menurut Yasir, saat pendistribusian makanan kepada korban banjir, pihaknya tidak sempat mengecek masa kadaluarsa makanan tersebut.
“Jadi terkait kasus kadaluarsa, kami mengakui fakta di lapangan memang terjadi. Itu stok dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang disalurkan Dinsos Provinsi Banten kepada kami. Itu stok lama yang expired-nya tahun 2023. Tapi kami tidak ingin menyalahkan siapapun, ini kekeliruan kami,” ungkap Yaser kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin 8 Januari 2023.
Yasir mengatakan, yang perlu digarisbawahi dalam kasus makanan kadaluarsa ini adalah, bahwa dalam situasi banjir dibutuhkan waktu yang cepat dalam pendistribusian makanan kepada korban banjir.
“Dalam situasi banjir memerlukan reaksi yang cepat dari kita. Instruksi pimpinan kita tindaklanjuti dengan cepat. Dan saat itu pendistribusian makanan dilakukan malam hari. Karena butuh kecepatan, kita tidak sempat lagi melakukan penyortiran barang,” jelasnya.
Yasir menambahkan, saat mendapat laporan adanya temuan makanan kadaluarsa, pihaknya bergegas menarik seluruh makanan tersebut dan telah diganti dengan makanan yang baru.
“Ketika menerima laporan itu, kita kembalikan dan mengganti yang baru, dan pada lusa Kemensos RI juga datang ke Tangsel menyerahkan bantuan baru dan pergi ke rumah-rumah warga korban banjir,” tuturnya.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aditya











