CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hasbi Sidik meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Cilegon untuk memprioritaskan janji politik Walikoa Cilegon di tahun 2024.
Hal itu karena tahun 2024 adalah tahun terakhir masa jabatan Walikota Cilegon Helldy Agustian bersama Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta.
Tahun 2024 menjadi tahun terakhir masa jabatan Walikota Cilegon Helldy Agustian dan Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta, karena di tahun ini akan kembali digelar perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cilegon.
Karena tahun ini menjadi tahun terakhir masa kepemimpinan Helldy dan Sanuji, Hasbi menilai prioritas realisasi program harus mengarah kepada janji politik yang telah disampaikan keduanya pada masa Pilkada sebelumnya.
“Di tahun akhir walikota, tentu yang menajdi prioritas program atau janji walikota, saya pikir itu jadi kunci utama di samping para ASN untuk berinovasi bagaimana merealisasikan pembangunan Kota Cilegon,” papar Hasbi, Selasa 9 Januari 2023.
Program OPD harus mengarahj ke janji politik sehingga upaya merealisasikan janji politik menjadi agenda utama pemerintah di tahun ini.
“Meskipun tidak 100 persen tapi semuanya berjalan, karena waktu juga berkurangkan yang seharusnya lima tahun ini bukan lima tahun,” papar Hasbi.
Hasbi mengingatkan upaya untuk merealisasikan janji politik yang dilakukan pemerintah tanpa mengeyampingkan kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan serta kesehatan.
Hasbi sendiri menilai janji politik walikota Cilegon sendiri mencakup kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat tersebut sehingga bisa beriringan dalam upaya merealisasikannya.
“Yang diperjuangkan walikota juga berkaitan dengan kebutuhan dasar, jadi arahnya jelas,” papar Hasbi.
Hasbi sendiri mengevaluasi kinerja pemkot Cilegon di tahun 2023, menurutnya, secara keseluruhan, kinerja pemerintah sudah cukup baik. Hal itu tercermin dari serapan anggarannya.
SiLPA Pemkot Cilegon di tahun anggaran 2023 diperkirakan kecil, dan itu menjadi salah satu cerminan baik dari kinerja pemerintahan selama tahun 2023.
“Maka kedepan catatan saya kepada OPD lebih progresif, (realisasi) sesuai dengan kuartal atau triwulannya, jangan menumpuk di akhir, tapi bagaimana program itu direncanakan, triwulan pertama apa, kedua apa, dan tidak menumpuk di akhir tahun,” papar Hasbi.
Untuk itu, kinerja OPD di tahun 2024 harus mengacu apa yang direncanakan, kemudan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa pun diminta jangan terlalu lama dalam melakukan lelang paket pekerjaan.
“Supaya pengerjaannya sesuai apa yang direncanakan,” tutur Hasbi. (*)
Reporter Bayu Mulyana












