PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kelurahan Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, bakal mempunyai destinasi wisata baru berupa tempat pentas seni tradisi. Pentas seni tradisi itu berlokasi di Kampung Seni Haji Ilen.
Kampung Seni dibangun di atas lahan milik tokoh seni pencipta rampak bedug yakni Almarhum Haji Ilen di Kampung Juhut, Kelurahan Juhut, Kelurahan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang.
Kampung Seni tersebut dikelola oleh putranya yang juga merupakan seniman ternama di Banten yaitu Endang Suhendar.
Lurah Juhut Syahrul mengatakan, Kebon Seni Haji llen berupa arena panggung
terbuka.
“Lengkap dengan tempat duduk penonton yang nyaman. Saat ini Kebon Seni Haji llen masih dalam proses pembangunan,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis, 18 Januari 2024.
Progres pembangunan saat ini sudah mencapai 85 persen. Keberadaannya disambut antusias oleh para seniman.
“Serta saya sendiri dan Camat Karangtanjung. Dalam mendukung pengembangan seni budaya di Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Kampung Seni Haji Ilen ini akan menjadi tempat panggung pertunjukan para seniman. Terutama pertunjukan seni tradisi Kabupaten Pandeglang.
“Jadi nanti yang mau melihat Tradisi Ngadu Bedug, tradisi Ngadu Beluk, Seni Rampak Bedug, Seni Rudat. Tradisi
Alamadad, tari dan musik daerah Banten, bisa berkunjung ke Kampung Seni Haji Ilen,” katanya.
Syahrul menilai, ke depan Kampung Seni Haji Ilen ini menjadi destinasi wisata baru sebagai sarana pelestarian seni dan budaya. Serta sebagai sarana edukasi.
“Mulai saat ini tentunya bagi para wisatawan maupun pecinta seni dan budaya harus mengagendakan datang ke Kebon Seni Haji llen. Lokasinya di Juhut Pandeglang,” katanya.
Lokasi tepatnya Kampung Seni Haji Ilen, sekira dua kilometer dari Alun-alun
Pandeglang ke arah Serang. Lokasi ini merupakan gerbang menuju kawasan wisata Gunung Karang dari
arah Juhut.
“Sehingga dalam perjalanan sebelum atau setelahnya, wisatawan dapat menikmati view menawan dari ketinggian Gunung Karang. Sambil
nyeruput kopi Gunung Karang yang membuat gairah hidup membuncah,” katanya.
Sementara itu, Pengelola Kampung Seni Haji Ilen yakni Endang Suhendar belum bisa dimintai keterangan terkait pembangunan Kampung Seni Haji Ilen. Saat dihubungi melalui sambungan telepon selularnya dalam kondisi tidak aktif.
Editor : Merwanda

