LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak mencatat ada 211 tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Lebak yang masuk kategori rawan bencana longsor dan banjir.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Lebak Febby Rizki Pratama mengatakan, data itu berdasarkan pemetaan yang dilakukan BPBD Lebak terhadap TPS kategori rawan bencana jelang Pemilu 2024.
“Mapping tidak hanya pada lokasi TPS, tetapi juga pada titik akses pergerakan distribusi logistik menuju TPS. Misalnya di wilayah itu pengiriman logistik melewati jembatan dan biasanya jika hujan lebat aliran sungai meluap sampai menyebabkan jembatan tidak bisa dilalui,” kata Febby di kantornya, Senin 22 Januari 2024.
Dijelaskan Febby, ratusan titik rawan bencana tersebut, berpotensi mengancam terganggunya distribusi logistik pemilu ke 20 kecamatan.
“Itu hasil survei teman-teman relawan di daerah-daerah rawan bencana, dan kami buka kembali data 5 tahun lalu untuk memastikan,” ujar Febby.
Febby menambahkan, saat rakor bersama unsur Forkompinda pada Desember 2023 lalu, pihaknya menyampaikan bahwa puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada awal Februari 2024.
“Tapi bagaimana prakiraan cuaca pada tanggal pemungutan suara, itu kita belum tahu karena BMKG mengeluarkan rilis,” terangnya.
Sementara Komisioner KPU Lebak Endang Mahdar menyebutkan, dari 3.995 TPS yang tersebar di 345 desa dan kelurahan dari 28 kecamatan, 99 TPS di antaranya rawan bencana banjir dan longsor.
“Laporan dari pemetaan teman-teman PPK dan PPS, TPS-TPS tersebut rawan banjir dan longsor. Ini berdasarkan dari pengalaman pemilu sebelumnya dan saat kejadian,” kata Endang.
Kata Endang, penentuan lokasi TPS memang mempertimbangkan aksebilitas agar mudah dijangkau oleh semua orang termasuk kelompok lansia dan disabilitas.
Untuk diketahui, penentuan lokasi TPS memang mempertimbangkan aksesibilitas agar mudah dijangkau oleh semua orang termasuk kelompok lansia dan disabilitas.
Endang memberikan imbauan kepada penyelenggara pemilu di desa dan kelurahan agar bisa berkoordinasi agar TPS tetap aman dan menempatkan TPS di lokasi yang baik untuk memastikan Pemilu 2024 berjalan dengan lancar.
“Sejak awal kami sudah mengimbau supaya TPS dekat dengan tempat yang aman karena jika terjadi sesuatu bisa dengan cepat dipindah. Bisa saja dipindahkan sebelum hari pemungutan jika ada potensi akan terjadi banjir atau longsor,” pungkasnya.
Reporter: Nurandi
Editor : Aas Arbi











