LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Anggota Komisi III DPRD Lebak, Bangbang SP berharap agar pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo yang molor pembangunannya bisa segera diselesaikan.
Bangbang meminta agar pihak kontraktor yang membangun RSUD Adjidarmo bisa bertanggung jawab dan segera bisa menyelesaikan gedung baru tersebut. Karena targetnya gedung baru akan diselesaikan pada bulan Februari setelah diperpanjang kontrak pembangunannya dengan konsekuensi denda.
“Yang jelas kepada pihak ketiga, untuk segera bisa diselesaikan. Jangan sampe, ini tidak terpakai di bulan depan, karena kita sudah lambat ya,” katanya saat berada di kantornya, Kamis 25 Januari 2024.
Dijelaskan Bangbang, bangunan tersebut merupakan gedung penting yang harus bisa segera digunakan untuk menambah fasilitas dan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.
“Karena harusnya sudah terpakai, karena gedung itu kan untuk ruangan manajemen dan ruangan layanan juga,” ujarnya.
Saat ini kontraktor perusahaan pemenang proyek yakni PT Berkibar Bersama dari Semarang, saat ini dikenakan sanksi denda keterlambatan dengan nilai ratusan juta rupiah.
Untuk diketahui, gedung baru RSUD Adjidarmo pembangunannya menelan anggaran sebesar Rp Rp17.630.000.000,. Proyeks yang dimulai bulan Agustus ini, harusnya sudah selesai pada bulan Desember 2023 lalu. Namun pembangunannya telat akhirnya diperpanjang sampai bulan Februari tahun 2024.
Ditanya soal pengawasan DPRD Lebak soal pihak kontraktor yang didenda karena telat pembangunannya, Menurut Bangbang hal tersebut merupakan kendala teknis dan pihak kontraktor bisa mengusulkan perpanjangan masa pembangunan.
“Apakah punishment itu berlaku atau tidak, setahu saya ketika habis kontrak, dia akan mengusulkan perpanjangan kontrak. Kalo kontrak di ACC, berarti tidak ada punishment seperti itu,” ucapnya.
“Tapi kalo perpanjangan kontrak itu sudah diakomodir, mungkin punishment itu bisa berlaku. Nah kita kan belum tahu, ini perpanjangan kontrak atau tidak. Tetapi sepertinya ini perpanjangan kontrak,” Sambung BangBang.
Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatn (Dinkes) Kabupaten Lebak Budhi Mulyanto mengatakan, pembangunannya gedung baru akan selesai dalam 50 hari ke depan.
“Kalo kita hitung 50 hari, paling lambat itu tanggal 20 Februari udah selesai. Jadi harus sudah selesai,” kata Budhi.
Dijelaskannya untuk bangunan saat ini, masih proses penyempurnaan pada bagian depan gedung. Sementara untuk bagian dalam gedung sudah selesai, jika sudah rampung total ada 24 ruangan yang akan digunakan.
“Kalo yang digunakan untuk pelayanan itu, sekitar ada 24 ruangan. Tetapi disamping itu ada ruangan pendukung ya, ruangan pendaftaran, ada ruang kasir, obat, aula, mushola, kamar mandi empat blok dan ada juga ruang untuk disabilitas,” tandasnya.
Reporter: Nurandi
Editor: Aditya











