LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Mengenal sejarah lebih dekat, ratusan siswa dari SDN 1 Rangkasbitung Barat (SD Komplek Kejaksaan) Walking Tour menjejak Lebak. Kegiatan ini merupakan suatu cara untuk mencari dan belajar lebih dekat dengan berjalan kaki.
Total ada 123 siswa dari SDN 1 Rangkasbitung Barat yang mengikuti Walking Tour. Para siswa diajak berkeliling dengan berjalan kaki melihat gedung bersejarah di Kota Rangkasbitung.
“Kami melakukan walking tour membawa rombongan pelajar dari SDN 1 Rangkasbitung Barat dalam rangka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5),” kata Acep Nazmudin Founder Menjejak Lebak kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 28 Januari 2024.
Dijelaskan Acep, kegiatan Walking Tour mengangkat tema Napak Tilas Sejarah Budaya Banten itu merupaka hasil kolaborasi SDN 1 Rangkasbitung Barat dan Menjejak Lebak.
“Adik-adik yang didampingi oleh gurunya tersebut, diajak berkunjung ke tempat-tempat bersejarah sekitar Alun-alun Rangkasbitung, seperti Pendopo dan Gedung Negara Komplek Pemkab Lebak, Watertoren Rangkasbetoeng, Museum Multatuli serta Gedung sekolah SDN 1 Rangkasbitung Barat yang merupakan bangunan cagar budaya,” ucapnya.
Pemandu dan Edukator Menjejak Lebak Fathul Rizkoh mengungkapkan, para siswa yang mengikuti Walking Tour sangat antusias saat berkunjung ke beberapa tempat sejarah.
“Acara berlangsung seru karena di luar dugaan mereka, begitu semangat dan antusias menyimak setiap penjelasan dari kami,” tutur Fathul.
Fathul menyampaikan, rasa terima kasih kepada SDN 1 Rangkasbitung Barat, khususnya dewan guru yang sudah berkolaborasi dengan Menjejak Lebak.
“Terima kasih SDN 1 Rangkasbitung Barat, sampai bertemu lagi di lain kesempatan. Semoga bisa mencontoh dan menjadi inspirasi bagi sekolah yang lain untuk mengenal sejarah lebih dekat,” pungkasnya.
Menjejak Lebak adalah komunitas yang rutin menggelar kegiatan Walking Tour, dan mengenalkan pentingnya sejarah sejak dini.
Editor : Merwanda











