CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Walikota Cilegon, Helldy Agustian, meminta para penerima bantuan dana hibah agar mengelola dana hibah sesuai dengan aturan. Karena, dana yang diberikan berasal dari APBD Kota Cilegon.
“Dana ini harus dimanfaatkan dengan baik. Makanya, kita adakan pelatihan SDM agar supaya uang yang berasal dari rakyat ini bisa dipertanggungjawabkan, makanya diajari dulu supaya tidak salah,” kata Helldy saat memberikan sambutan kegiatan Pembinaan SDM dan Penerima Bantuan Hibah pada Lembaga Keagamaan se-Kota Cilegon Tahun 2024 di Aula Setda II, Kamis, 1 Februari 2024.
Pada kesempatan itu, Helldy turut menyerahkan bantuan dana hibah kepada perwakilan Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) sebesar Rp 20 juta. Bantuan tersebut merupakan salah satu janji kampanye pada masa kepemimpinannya.
“Jadi sebagai bentuk janji politik kami, makanya hari ini kami berikan lagi dana hibah untuk masjid sebesar Rp 20 juta per dua tahun atau Rp 10 juta per tahunnya sebagaimana sesuai janji politik kami,” katanya.
Helldy berharap, pemberian hibah tersebut dapat membantu lembaga keagamaan dalam merealisasikan kegiatan yang direncanakan, dan bagi penerima hibah harus bertanggung jawab juga dalam melaporkan sejumlah dana yang diterima.
Diketahui, selain bantuan dana operasional masjid, tahun 2024 ini, Pemkot Cilegon melalui Bagian Kesra, Setda Cilegon, juga memberikan kepada yayasan dan pondok pesantren dan honor guru madrasah serta lembaga keagamaan lainnya, dengan dana yang digelontorkan sebesar Rp 41 miliar lebih. (*)
Editor: Agus Priwandono











