SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Provinsi Banten telah membuat ribuan warga Banten terendam banjir. Ada tiga daerah yang terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Banten dalam dua hari terakhir ini.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten Nana Suryana mengatakan, banjir telah merendam pemukiman warga di Kabupaten Pandeglang, Serang dan Cilegon.
“Hujan deras dari kemarin telah menyebabkan banjir di Kota Cilegon dan Kabupaten Serang. Pada pada hari ini di Kabupaten Pandeglang,” kata Nana kepada Radar Banten, Minggu 4 Februari 2024.
Di Kota Cilegon, banjir merendam Kecamatan Grogol, Ciwandan, Purwakarta dan Cibeber. Sedikitnya terdapat 633 kepala keluarga (KK) dengan 1.832 jiwa yang terdampak banjir itu.
Sementara di Kabupaten Pandeglang, akibat hujan lebat ada beberapa desa di Kecamatan Patia yang terendam Banjir disebagian wilayah air sudah masuk kedalam rumah dengan ketinggian 50-80 cm.
“Untuk saat ini kondisi banjir di Kota Cilegon sudah surut, sementara di Kabupaten Pandeglang kita masih melakukan pendataan,” ucapnya.
Nana menuturkan, BPBD telah menerjunkan tim untuk memberikan kedaruratan di tiga lokasi banjir itu. Bantuan itu berupa perahu karet untuk membantu proses evakuasi warga dan sembako.
“InsyaAllah kita juga akan distribusikan bantuan sembako bagi warga terdampak banjir,” tuturnya.
Lebih jauhnya, Nana mengungkapkan bahwa banjir yang terjadi pada dua hari ini telah merengut korban jiwa. Seorang pekerta dilaporkan meninggal dunia usai terseret arus saat bekerja di lokasi PT Lotte Kota Cilegon.
“Betul, kemarin banjir di Cilegon menelan korban jiwa yang sedang bekerja di proyek Lotte,” ungkapnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Diskominfo SP Banten ini pun mengimbau kepada warga khususnya yang berada di daerah rawan bencana untuk selalu waspada akan potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi. Terlebih, wilayah Banten saat ini memasuki puncak musim penghujan.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Abdul Rozak

