TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Presiden RI, Jokowi Widodo, memberi motivasi kepada ribuan nasabah Permodalan Nasional Madani (PNM) Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dalam kunjungannya ke Kota Tangsel, Senin, 19 Februari 2024.
Kepada ribuan nasabah PNM Mekaar, Jokowi berpesan agar tetap semangat dalam menjalankan usahanya.
Jokowi mengatakan, semangat adalah modal dasar bagi setiap wirausahawan dalam menjalankan usahanya.
“Semangat adalah modal dasar dalam kita berusaha. Semangat! Ini penting sekali,” ujar Jokowi di hadapan ribuan nasabah PNM Mekaar Tangsel di Lapangan Cilenggang, Kota Tangsel.
Jokowi bercerita, sebelum menjadi Presiden, ia hanyalah seorang wirausahawan yang memulai usaha dari nol.
Pada tahun pertama ia berusaha, hanya mampu memasarkan produk usahanya di seputaran Kota Solo, Jawa Tengah.
Memasuki tahun kedua, ia sudah bisa memasarkan produknya ke Jakarta dan tahun ketiga, ia berhasil mengekspor produknya ke luar negeri.
Menurutnya, saat itu ia hanya memiliki semangat kerja yang tinggi, dimana saat rekan seprofesinya bekerja dari jam 08.00 sampai jam 16.00, ia justru bekerja sejak subuh hingga malam hari.
“Memang capek, tapi hasilnya kelihatan. Semangat kerja itu tercermin kalau omzet kita selalu naik, keuntungan usaha selalu baik, semangat kerja akan tercermin di situ. Jadi yang saya ceritakan adalah semangat kerjanya,” ujar Jokowi.
Jokowi menambahkan, selain menanamkan prinsip semangat bekerja, ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam berwirausaha.
“Kedisiplinan itu penting. Kalau kita sudah ngomong Senin ngangsur, Senin harus diangsur. Kalau mengatakan Jumat nyicil, maka Jumat harus siap nyicil. Ini kedisiplinan,” tegas Jokowi.
Di tempat yang sama, Direktur Utama (Dirut) PNM Mekaar, Arief Mulyadi, mengatakan, saat ini jumlah nasabah aktif PNM Mekaar ada 15.200.000 orang dengan jumlah kelompok nasabah 836.098 orang.
Kemudian, pertumbuhan jumlah pendamping nasabah PNM Mekaar tahun 2024 naik mencapai 60.443 orang dan pertumbuhan jumlah nasabah PNM Mekaar tahun 2024 naik 15,2 persen.
Menurut Arief, total aset PNM pada tahun 2023 adalah Rp 51,9 triliun dan telah menyalurkan dana pinjaman pada tahun 2023 sebesar Rp 68,5 miar, dimana untuk tahun 2024 sudah mencapai Rp 6,37 miliar. (*)
Editor: Agus Priwandono











