LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak memberikan imbauan kepada warga Lebak agar mewaspadai kondisi cuaca ekstrem di wilayah Lebak pada Maret 2024.
Kepala BPBD Lebak Febby Rizki Pratama meminta seluruh warga yang ada di 28 kecamatan untuk mewaspadai bencana akibat cuaca buruk yang saat ini masih menyelemuti wilayah Lebak.
“Saat ini wilayah Lebak diselimuti cuaca ekstrem, bahkan menjelang sore hujan dengan intensitas lama turun tiap hari. Oleh karenanya, saya mengimbau kepada warga untuk mewaspadai potensi bencana yang ditimbulkan cuaca buruk tersebut,” kata Febby kepada RADARBANTEN.CO.ID, 7 Maret 2024.
Febby menyampaikan, pihaknya bersama relawan BPBD yang tersebar di 28 kecamatan di Lebak telah koordinasi dengan pemerintah kecamatan, TNI dan Polri.
Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan, imbauan tersebut dilakukan guna mengurangi risiko bencana yang terjadi. Imbauan yang terus dilakukan, mengingat wilayah Lebak salah satu wilayah di Provinsi Banten yang kerap terjadi bencana pada musim penghujan.
“Lebak memiliki wilayah yang dikelilingi sungai yang rentan banjir, perbukitan yang rawan longsor. Tak hanya itu, wilayah Lebak juga salah satunya wilayah yang kerap dilanda bencana angin puting beliung,” tutur Febby.
Dari 28 kecamatan terdapat 14 kecamatan yang menjadi titik rawan longsor yakni Bayah, Sobang, Lebakgedong. Cigemblong, Bojongmanik, Cibeber, Muncang, Gunungkencana, Cipanas, Cileles, Cimarga, Cikulur, Leuwidamar, dan Cilograng.
Sementara itu, terdapat 12 kecamatan rawan angin kencang yakni Kecamatan Cimarga, Kecamatan Leuwidamar, Kecamatan Rangkasbitung, Maja, Curugbitung, Muncang, Wanasalam, Cibadak, Gunungkencana, Cibeber, Panggarangan, dan Bayah
“Kepada warga saya mengimbau untuk mewaspadai akan terjadinya potensi kedua bencana tersebut, dengan tetap berada di dalam rumah dan menghindari pohon besar saat terjadi angin kencang,” ujar Febby.
Camat Gunungkencana Firman Arif mengaku telah mengimbau warga untuk selalu waspada pada musim penghujan ini. Selain itu pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD Lebak untuk mewaspadai cuaca ekstrem bulan Maret.
“Kita juga terus melakukan koordinasi juga dengan pemerintah daerah untuk mengetahui kondisi,” tandasnya.
Reporter: Nurandi
Editor: Aas Arbi











