slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Pandeglang

Modus Aplikasi Smart Wallet, Para Member di Banten Tertipu

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
24-03-2024 16:08:16
in Pandeglang
Modus Aplikasi Smart Wallet, Para Member di Banten Tertipu
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah orang yang menjadi Aplikasi smart wallet tertipu.

Member aplikasi yang diduga bodong itu tersebar di Banten demgan jumlah cukup banyak.

Baca Juga :

Trafik Telkomsel Naik 111 Persen di Pandeglang Saat Lebaran 2026, Ini Pemicunya

Sekda Deden Apriandhi: Pemprov Banten Lakukan Efisiensi Anggaran hingga Rp200 Miliar

Sudah Dipasang Larangan, Sampah Numpuk Lagi di Jalan AMD Pandeglang

Honda Banten Dorong Semangat Sportivitas Lewat Putaran Perdana Kejurnas Motocross 2026

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para member atau korban yang berada di wilayah Banten yakni seperti Kabupaten Lebak, Pandeglang dan wilayah lainnya yang tergabung dalam group WhatsApp bernama Smart Wallet Lebak kurang lebih mencapai 563 orang.

Mendapat kabar yang ramai ini, RADARBANTEN.CO.ID, menelusuri isi percakapan di dalam grup WhatsApp yang dihuni oleh korban aplikasi Smart Wallet.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dan penelusuran RADARBANTEN.CO.ID isi percakapan di dalam group itu, sejumlah anggota korban aplikasi tersebut menyuarakan keluh kesah di dalam grup tersebut. Mereka mengeluh karena tidak dapat mencairkan dana withdraw sesuai yang dijanjikan oleh leader Smart Wallet ke rekening bank pribadi mereka.

“Lah moal depo dei buat apa depo duit meunang usaha capek-capek meunang bisnis iyeu itu ini itu geus puguh jeung pribadi mah bisa di nikmatin sendiri, iyeu mah rek di tarik geh hese namanya duit udah di tangan orang mah hese ripuh,” kata Putra Sipa salah satu member di group tersebut.

“Ambil hikmahnya dosa kita yang sudah di dzolimi habis di kasihin ke yang dzolimin,” tuturnya member lainnya.

Lebih menyedihkan lagi, seorang ibu di dalam grup WhatsApp mengungkapkan rasa kecewa dan sedihnya. Ia menyampaikan bahwa uang yang seharusnya digunakan untuk membayar ujian sekolah anaknya ternyata digunakan untuk mengikuti aplikasi bodong tersebut.

“Belum pernah narik keuntungannya, dengar kabarnya begini ya allah ya rob, mana uang skolah untuk anak ujian,” tulisnya.

Aplikasi Smart Wallet tengah menjadi sorotan warga net, karna mengklaim sebagai platform trading resmi yang katanya merupakan aplikasi robot trading serta menjanjikan membernya keuntungan berkali-kali lipat secara instan, diketahui seluruh member terkena prank dari aplikasi tersebut.

Perlu diketahui sebelumnya bahwa Aplikasi Smart Wallet telah mengumumkan kepada para anggotanya melalui grup WhatsApp bahwa ada perubahan terkait proses transaksi withdraw (WD). Awalnya, transaksi WD dijadwalkan pada tanggal 20 Maret 2024, namun kemudian ditunda menjadi tanggal 23 Maret 2024 karena adanya gangguan teknis yang menghambat aplikasi tersebut.

Selain itu, diketahui bahwa Aplikasi Smart Wallet saat ini tidak dapat melakukan WD hingga tanggal 20 Maret 2024. Hal ini disebabkan oleh proses pendaftaran aplikasi di London Stick Stop Exchange yang sedang berlangsung.

Hingga saat ini, para anggota masih belum dapat melakukan withdraw (WD) ke rekening mereka melalui Aplikasi Smart Wallet. Kabar menyebutkan bahwa meskipun beberapa akun telah berhasil melakukan with draw, transaksi tersebut tidak dapat dialihkan ke rekening anggota, dan uang tersebut tetap berada dalam dompet digital smart wallet.

Banyak masyarakat yang tertarik dengan aplikasi ini, namun belakangan muncul dugaan bahwa aplikasi tersebut terlibat dalam tindakan penipuan atau scam. Beberapa fitur dalam aplikasi mengalami error, mulai dari masalah login hingga hilangnya fitur WD.

Semua kejadian ini tidak lepas dari pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang telah mendeteksi adanya kegiatan ilegal yang terjadi.

Hingga akhirnya aplikasi Smart Wallet ini di blokir pemerintah karena melakukan perdagangan tidak berizin, akhirnya seluruh member di tanah air yang berjumlah jutaan ini melaporkan para leader Smart Wallet ke pihak yang berwajib karna diduga melakukan penipuan.

Pemerintah akhirnya memutuskan untuk memblokir aplikasi Smart Wallet karena terlibat dalam perdagangan tanpa izin. Akibatnya, jutaan anggota di Indonesia melaporkan para pemimpin Smart Wallet ke pihak berwajib atas dugaan penipuan.

Padahal sebelum ramainya di berbagai media sosial (Medsos), RADARBANTEN.CO.ID telah memberitakan soal aplikasi bodong tersebut yang disampaikan oleh Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Pandeglang menemukan aplikasi investasi bodong terbaru berskema Ponzi. Aplikasi ini telah beredar di Pandeglang.

Kepala Diskominfo Pandeglang, Tb Nandar Suptandar, mengungkapkan bahwa di Banten, khususnya di Kabupaten Pandeglang, telah muncul banyak aplikasi skema Ponzi belakangan ini.

“Ada lebih dari tiga aplikasi yang sudah dilaporkan menyebarkan skema Ponzi di Pandeglang,” ungkapnya, Senin, 4 Maret 2024.

Dikatakannya, dalam skema Ponzi, pada awalnya para korban akan menerima keuntungan dengan lancar. Namun, seiring berjalannya waktu, akan terjadi penipuan.

“Kami ingin mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dan tidak terjebak menjadi anggota aplikasi skema Ponzi yang menjanjikan keuntungan besar dengan investasi modal berlipat-lipat. Meskipun awalnya terlihat lancar, pada akhirnya bisa berujung pada penipuan,” katanya.

Editor Bayu Mulyana

Tags: aplikasiAplikasi bodongAplikasi penipuanaplikasi skema PonziBantenkabupaten pandeglangPandeglangPenipuanSmart Wallet
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Bukan Pelaku Utama, Admin Penista Agama Belum Jadi Tersangka

Next Post

Syafrudin dan Subadri Angkat Bicara Soal Isu Pecah Kongsi

Related Posts

Trafik Telkomsel Naik 111 Persen di Pandeglang Saat Lebaran 2026, Ini Pemicunya
Bisnis

Trafik Telkomsel Naik 111 Persen di Pandeglang Saat Lebaran 2026, Ini Pemicunya

by Aas Arbi
Rabu, 15 April 2026 07:20

Pemantauan trafik data Tekomsel di wilayah Jakarta dan Banten. (Foto: Telkomsel)

Read moreDetails

Sekda Deden Apriandhi: Pemprov Banten Lakukan Efisiensi Anggaran hingga Rp200 Miliar

Sudah Dipasang Larangan, Sampah Numpuk Lagi di Jalan AMD Pandeglang

Honda Banten Dorong Semangat Sportivitas Lewat Putaran Perdana Kejurnas Motocross 2026

Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 4,3 Mengguncang Sumur Pandeglang

Tingkatkan Hasil Pertanian Pandeglang, Bupati Minta Bantuan Alsintan

Aksi Maling Motor Terekam CCTV di Pandeglang, Honda Beat Warga Raib

Kantin Marina Carita Lippo Kebakaran

Bukit Sinyonya Pandeglang Tarik Puluhan Ribu Wisatawan, Begini Aktivitas Favoritnya

Ratusan Rider Motorcross Berlaga di Sirkuit MPS, Wabup Iing: Generasi Muda Jangan Balapan Liar

Next Post
Syafrudin dan Subadri Angkat Bicara Soal Isu Pecah Kongsi

Syafrudin dan Subadri Angkat Bicara Soal Isu Pecah Kongsi

Puncak Arus Mudik di Banten Diprediksi Terjadi Pada 5 dan 6 April 

Puncak Arus Mudik di Banten Diprediksi Terjadi Pada 5 dan 6 April 

Serunya Warga Lebak Ngabuburit di Bendungan Karian 

Serunya Warga Lebak Ngabuburit di Bendungan Karian 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

7 Tips Konten Viral 2026: Strategi Terbaru Sesuai Algoritma Instagram dari Meta

7 Tips Konten Viral 2026: Strategi Terbaru Sesuai Algoritma Instagram dari Meta

Rabu, 15 April 2026 08:54
Liga Champions: Menang 2-1 Tak Cukup Membawa Barcelona ke Semifinal, Atletico Madrid dan PSG ke Semifinal

Liga Champions: Menang 2-1 Tak Cukup Membawa Barcelona ke Semifinal, Atletico Madrid dan PSG ke Semifinal

Rabu, 15 April 2026 08:36
Bantuan Keuangan Parpol: Gerindra Terbesar, Perindo Terkecil

Bantuan Keuangan Parpol: Gerindra Terbesar, Perindo Terkecil

Rabu, 15 April 2026 08:06
Algoritma Instagram Terbaru 2026 dari Meta: Ini Cara Kerja dan Strategi agar Konten Viral

Algoritma Instagram Terbaru 2026 dari Meta: Ini Cara Kerja dan Strategi agar Konten Viral

Rabu, 15 April 2026 07:38
Trafik Telkomsel Naik 111 Persen di Pandeglang Saat Lebaran 2026, Ini Pemicunya

Trafik Telkomsel Naik 111 Persen di Pandeglang Saat Lebaran 2026, Ini Pemicunya

Rabu, 15 April 2026 07:20
12 Dubes Negara Sahabat Bakal Hadiri Seba Baduy 2026

12 Dubes Negara Sahabat Bakal Hadiri Seba Baduy 2026

Rabu, 15 April 2026 07:00
7 Tips Konten Viral 2026: Strategi Terbaru Sesuai Algoritma Instagram dari Meta

7 Tips Konten Viral 2026: Strategi Terbaru Sesuai Algoritma Instagram dari Meta

Rabu, 15 April 2026 08:54
Liga Champions: Menang 2-1 Tak Cukup Membawa Barcelona ke Semifinal, Atletico Madrid dan PSG ke Semifinal

Liga Champions: Menang 2-1 Tak Cukup Membawa Barcelona ke Semifinal, Atletico Madrid dan PSG ke Semifinal

Rabu, 15 April 2026 08:36
Bantuan Keuangan Parpol: Gerindra Terbesar, Perindo Terkecil

Bantuan Keuangan Parpol: Gerindra Terbesar, Perindo Terkecil

Rabu, 15 April 2026 08:06
Algoritma Instagram Terbaru 2026 dari Meta: Ini Cara Kerja dan Strategi agar Konten Viral

Algoritma Instagram Terbaru 2026 dari Meta: Ini Cara Kerja dan Strategi agar Konten Viral

Rabu, 15 April 2026 07:38
Trafik Telkomsel Naik 111 Persen di Pandeglang Saat Lebaran 2026, Ini Pemicunya

Trafik Telkomsel Naik 111 Persen di Pandeglang Saat Lebaran 2026, Ini Pemicunya

Rabu, 15 April 2026 07:20
12 Dubes Negara Sahabat Bakal Hadiri Seba Baduy 2026

12 Dubes Negara Sahabat Bakal Hadiri Seba Baduy 2026

Rabu, 15 April 2026 07:00

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

7 Tips Konten Viral 2026: Strategi Terbaru Sesuai Algoritma Instagram dari Meta

7 Tips Konten Viral 2026: Strategi Terbaru Sesuai Algoritma Instagram dari Meta

by Yusuf Permana
Rabu, 15 April 2026 08:54

Ilustrasi konten kreator. Algoritma Instagram berubah, memaksa konten kreator mengikutinya. (Foto: iStock)

Liga Champions: Menang 2-1 Tak Cukup Membawa Barcelona ke Semifinal, Atletico Madrid dan PSG ke Semifinal

Liga Champions: Menang 2-1 Tak Cukup Membawa Barcelona ke Semifinal, Atletico Madrid dan PSG ke Semifinal

by Nurabidin
Rabu, 15 April 2026 08:36

Barcelona gagal melaju ke semifinal Liga Champions 2025/2026, meski menang 2-1 atas Atletico Madrid. (Foto: fcbarcelona.com)

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak