SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bakal calon gubernur Banten Airin Rachmi Diany nampaknya berhasil memikat dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten. Airin memikatnya dengan sejumlah program salah satunya lpemberdayaan pesantren melalui program Santri Inovator.
Airin menjelaskan, program Santri Inovator ini mendorong santri di pondok pesantren untuk mengembangkan usaha, kompetensi di bidang wirausaha, inovasi teknologi, dan industri kreatif.
Strategi yang dijalankan berupa pemberian akses permodalan, pendampingan, kepastian pemasaran, beasiswa studi lanjutan atau sertifikasi.
“Kita harus mendorong para profesional di bidang industri, kewirausahaan, dan teknologi untuk memberikan pengalaman pembelajaran di pesantren,” jelas Airin saat mendaftar sebagai Bakal Calon Gubernur Banten di DPW PPP Banten, Kota Serang, Rabu 22 Mei 2024.
Pada kesempatan itu, Airin menyampaikan usulan program Santri Inovator yang butuh kebersamaan dengan PPP. Sebab, pada program itu nantinya akan ada link and match produk kreatif atau keahlian wirausaha para santri dengan kebutuhan Du-Di (dunia usaha & diunia industri).
“Target kami, meningkatnya jumlah santri yang berwirausaha, menciptakan inovasi yang dapat membuka lapangan pekerjaan baru,” paparnya.
Program ini disambut oleh Ketua DPW PPP Banten Subadri Usuluddin. Subadri menyampaikan kebanggaan kepada sosok Airin.
“Dari sisi pengalaman, dari sisi keseriusan, dari sekian banyak calon, yang di atas cuma Bu Airin. Sementara Allah SWT akan mengambulkan hambanya yang benar-benar serius dan semangat,” ujar Subadri.
Ia punya keyakinan, jika Banten dipimpin Airin, akan maju seperti provinsi yang lain. Apalagi Airin dinilai berpengalaman menjadi walikota Tangsel dua periode, pernah memimpin para walikota melalui APEKSI, dan menjadi tokoh perempuan nasional sebagai Ketua Pimpinan Pusat Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).
“Kita doakan, cita-cita beliau selalu direstui dan diberkahi oleh Allah SWT. Semoga Provinsi Banten bisa maju, seperti dan lebih baik dari provinsi yang lain,” pungkasnya. (*)
Editor: Bayu Mulyana











