Home Pandeglang

Harga Cabai Rawit Setan di Pasar Pandeglang Semakin Pedas Capai Rp 80 Ribu Perkilo

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Jumat, 19 Juli 2024 18:12
in Pandeglang
0
Harga Cabai Rawit Setan di Pasar Pandeglang Semakin Pedas Capai Rp 80 Ribu Perkilo
0
SHARES
130
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Harga cabai setan atau cabai orange di Pasar Pandeglang makin mahal. Harga cabai paling tinggi adalah jenis cabai setan mencapai Rp 80 ribu per kilogram.

Pantauan Radar Banten di Pasar Pandeglang, kenaikan harga paling tinggi terjadi dalam satu minggu, kenaikan itu diantaranya cabai setan dan cabai rawit hijau.

Salah satu pedagang di Pasar Pandeglang, Rohim mengatakan kenaikan harga kebutuhan pokok, khususnya cabai setan dan cabai rawit hijau telah terjadi sejak satu minggu lalu.

“Untuk cabai orange, yang biasa disebut cabai setan, sekarang harganya sudah mencapai Rp 80 ribu per kilogram dari yang sebelumnya Rp 30 ribu per kilogram. Sedangkan cabai rawit hijau awalnya Rp 25 ribu sekarang mencapai Rp 60 ribu per kilogram,” ungkap Rohim, Jumat 19 Juli 2024.

Rohim menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai ini disebabkan oleh kelangkaan pasokan. Menurutnya, pasokan cabai sulit didapatkan sehingga harga pun melonjak.

“Sudah ada semingguan ini tidak ada cabainya, jadi langka. Kalau lagi panen, harganya murah. Barangnya bukan dari Pandeglang tapi dari luar Pandeglang,” jelasnya.

Kenaikan harga cabai ini berdampak signifikan terhadap pendapatan pedagang. Rohim mengaku pendapatannya merosot karena sepinya pembeli akibat harga yang tinggi. Pembeli pun sering mengeluh dengan kenaikan harga tersebut.

“Penghasilan menurun karena harga tidak stabil dan sangat mempengaruhi penjualan. Mungkin karena cuaca panas yang menyebabkan gagal panen,” tuturnya.

Dengan kondisi harga cabai yang tinggi ini, para pedagang berharap pasokan segera stabil kembali agar harga dapat kembali normal dan pembeli tidak merasa terbebani.

Sementara itu pembeli, Rata mengeluhkan dengan kenaikan harga komoditas cabai ini yang sering digunakan untuk kebutuhan bumbu dapur setiap harinya.

“Ya ngeluh kalau harga nak gini, kan setiap hari pakai cabai buat bumbu pengen nya sih turun lagi seperti biasa,” tandasnya. (*)

Editor: Bayu Mulyana

Tags: Bantencabai rawit hijaucabai setancabai setan naikharga cabaikabupaten pandeglangkebutuhan pokokkenaikan harga cabaiPandeglangPasar Pandeglang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pengelola Galian Tanah Ilegal di Kadu Agung Tigaraksa Dikabarkan Ditangkap Polisi

Next Post

Warga Pandeglang Bakar Mobil Terduga Pencuri Kerbau 

Next Post
Warga Pandeglang Bakar Mobil Terduga Pencuri Kerbau 

Warga Pandeglang Bakar Mobil Terduga Pencuri Kerbau 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

cek kesehatan gratis

1.200 Warga Labuan Antusias Ikuti CKG Jemput Bola

by Yusuf Permana
Minggu, 9 Agustus 2026 21:00
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Lebih dari 1.200 warga Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, antusias mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar...

Festival durian lokal Kabupaten Serang

Miliki Banyak Varietas Durian Lokal, Pemkab Serang Kaji Pelaksanaan Festival Durian

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 9 Agustus 2026 20:57
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Kabupaten Serang memiliki banyak varietas durian lokal yang memiliki cita rasa nikmat dan menggoda. Hal tersebut menjadi...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.