SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Banten melakukan bimbingan teknis (bimtek) untuk pembawa acara dan pendamping, panitera, dan petugas maqra (soal) setiap mejelis perlombaan pada Selasa-Kamis (16-18/7).
Bimtek itu merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXI Provinsi Banten tahun 2024 di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, 23-27 Juli 2024.
MTQ XXI Banten memperlombakan cabang Tilawah Al-Qur’an, Qiraat Al-Qur’an, Hifzh Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Syarh Al-Qur’an, Fahm Al-Qur’an, Khat Al-Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al Qur’an, dan Hafalan Hadits.
Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten Profesor Sholeh Hidayat mengungkapkan, bimtek itu agar panitia yang bertugas di majelis perlombaan memiliki pengetahuan yang sama tentang teknis pelaksanaan di setiap majelis cabang dan golongan lomba MTQ.
“Petugas di majelis-majelis lomba ada yang sudah beberapa kali jadi panitia MTQ, ada juga yang masih baru atau baru pertama kali. Supaya pelaksanaanya maksimal, LPTQ lakukan bimtek,” ungkap Sholeh, Jumat, 19 Juli 2024.
Pada bimtek, lanjut Sholeh, petugas mendapatkan penjelasan teknis-teknis lomba. Seperti pembawa acara atau MC cabang Tilawah dan Qiraat Al-Qur’an harus menguasai cara pelafalan surat-surat dalam Al-Qur’an. Begitu pula dengan panjang dan pendeknya.
“Sebelum pelaksanaan, saya minta untuk berlatih. MC ini memandu acara di setiap majelis atau tempat perlombaan,” ungkap Sholeh.
Untuk persiapan pelaksanaan, kata Sholeh, masih berjalan. Seperti pembuatan panggung utama MTQ di Masjid Raya Al-Bantani dan majelis lomba aula beberapa kantor pemerintahan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten.
Menurutnya, pada H-1 atau Senin, 22 Juni 2024, persiapan tempat dan teknis sudah 100 persen. Kemudian dicek kembali untuk memastikan kemungkinan ada kekurangan dan kendala.
“Untuk seleksi Dewan Hakim oleh tim seleksi sudah selesai. Tinggal di-SK-kan oleh Pj Gubernur. Dewan hakim ini akan menilai qari-qariah terbaik yang akan mewakili Banten pada MTQ nasional,” ungkap Sholeh.
Kata Sholeh, LPTQ sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, seperti dengan Kementerian Agama dan ormas-ormas Islam, untuk ikut mensyiarkan dan menyemarakkan MTQ.
“Seperti para pelajar dan santri bisa datang dan menyaksikan langsung MTQ,” imbuh Sholeh. *
Editor: Aas Arbi











