PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Kampung Ciliang, Kelurahan Kadumerak, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, turun ke jalan untuk memperbaiki jalan yang pernah dijanjikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang akan dibangun.
Ustadz Umar, salah seorang warga Kadumerak, membenarkan adanya kegiatan gotong royong perbaikan jalan tersebut. Ia menyatakan bahwa masyarakat merasa kecewa dengan janji Bupati Pandeglang yang akan segera membangun jalan di wilayah tersebut.
“Kami warga beberapa kali gotong royong memperbaiki jalan yang rusak dan belum pernah dibangun oleh Pemkab Pandeglang. Dulu sempat ditinjau ke lokasi oleh pihak Dinas PUPR tapi belum ada tanda-tanda dibangun,” ungkap Ustadz Umar, Jumat 19 Juli 2024.
“Warga kecewa terlalu banyak dijanjikan, makanya kami swadaya memperbaiki jalan ini,” sambungnya.
H. Mustagfirin, salah satu tokoh masyarakat Kampung Ciliang, menyampaikan, perbaikan jalan lingkungan di kampung tersebut dilakukan dari swadaya masyarakat. Bahkan, tahun lalu jalan menuju pondok pesantren (ponpes) yang santrinya berasal dari berbagai daerah di luar Banten, juga dibangun dari swadaya masyarakat.
Jalan tersebut sebelumnya pernah dijanjikan akan dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang. Namun hingga sampai saat ini tak kunjung direalisasikan.
“Mungkin ini klimaks dari warga yang menunggu pembangunan dari Pemkab Pandeglang yang belum terwujud. Makanya semua warga turun gotong royong perbaiki jalan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kerusakan jalan tersebut telah banyak dikeluhkan oleh masyarakat, termasuk para tamu dari berbagai daerah yang datang mengunjungi ponpes yang dibangun oleh almarhum KH Abi Lala.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang Asep Rahmat menyatakan bahwa kondisi jalan di Kampung Ciliang belum masuk dalam program pembangunan tahun ini. Namun ia menyebutkan ada kemungkinan jalan tersebut dapat direalisasikan pada tahun 2025.
Terkait akses jalan yang rusak, Asep meminta masyarakat untuk mengusulkan kembali kepada pemerintah daerah agar perbaikan dapat direalisasikan.
“Ya, kerusakan jalan itu datanya kurang apal (mengetahui,-red). Jalan Ciliang itu coba usulkan lagi nanti, bisa dibantu tahun 2025. Kalau sekarang sudah dilaksanakan berbagai program,” pungkasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia











