• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

BPBD Banten Edukasi Masyarakat Pandeglang Hadapi Bencana Megathrust

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Jumat, 30 Agustus 2024 12:57
in Pandeglang
BPBD Banten Edukasi Masyarakat Pandeglang Hadapi Bencana Megathrust

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – BPBD Provinsi Banten mengedukasi masyarakat di selatan Kabupaten Pandeglang dalam menghadapi bencana banjir dan bencana gempa bumi Megathrust. Edukasi diberikan BPBD Banten kegiatan gladi simulasi menghadapi bencana banjir dan gempa bumi yang bertempat di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang Riza Ahmad Kurniawan mengatakan, waktu kemarin pada hari Selasa dan Rabu, 26-27 Agustus 2024, BPBD Provinsi Banten mengadakan gladi kesiapan dalam menghadapi bencana bentuknya apel dan simulasi yang lokasinya di Kecamatan Patia.

RelatedPosts

Dinkes Pandeglang Tak Punya Alat Deteksi Influenza Tipe A

Dinkes Pandeglang Tak Punya Alat Deteksi Influenza Tipe A

Jumat, 9 Oktober 2026 08:41
BRIN Gelar Bimtek Digital Marketing untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM Pandeglang

BRIN Gelar Bimtek Digital Marketing untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM Pandeglang

Jumat, 9 Oktober 2026 08:31
Fraksi Demokrat Fokus Tingkatkan PAD Kabupaten Pandeglang

Fraksi Demokrat Sampaikan Aspirasi, BPN Pandelang Angkat Bicara

Kamis, 8 Oktober 2026 18:02
PAD Kabupaten Pandeglang

Fokus Tingkatkan PAD, Fraksi Demokrat Sampaikan Aspirasi Kepada BPN

Kamis, 8 Oktober 2026 16:32

“Kami dari BPBD Kabupaten Pandeglang di daerah mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada BPBD Provinsi Banten,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 30 Agustus 2024.

Kegiatan dilakukan oleh BPBD, adalah salah satu upaya mitigasi bencana. Bahwa Kabupaten Pandeglang ini, termasuk kabupaten mempunyai resiko tinggi bencana, baik itu banjir, gempa, longsor dan bencana-bencana yang lain.

“Oleh karena itu dengan simulasi dan apel kesiapsiagaan ini, bisa mendorong dan mempersiapkan, seluruh stakeholder dan masyarakat itu bisa siap siaga dalam menghadapi kebencanaan. Karena namanya bencana bukan hanya tanggungjawab pemerintah saja, akan tetapi termasuk peran serta masyarakat, dalam upaya mitigasi nonstruktural,” katanya.

Akan tetapi, Riza menjelaskan, untuk masyarakat tentunya harus dibekali dengan edukasi dan pemahaman mengenai kebencanaan.

“Nah itu salah satu tujuan dari kegiatan BPBD Provinsi Banten mengadakan kegiatan simulasi bencana banjir dan gempa bumi,” katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Banten Nana Suryana mengatakan, BPBD Banten melaksanakan gladi simulasi, simulasi dengan tema paling tidak minimal dua kejadian.

“Yaitu potensi banjir dan potensi gempa bumi Megathurst. Kita harapkan ini sebenarnya meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam rangka mitigasi non struktural,” katanya.

Sehingga masyarakat mempunyai kesiapsiagaan masyarakat jika terjadi.  Mudah-mudahan hal itu tidak terjadi.

“Sehingga masyarakat sudah siap menghadapi hal tersebut. Salah satu kesiapsiagaan dilakukan oleh pemerintah adalah, seperti hari ini kita melakukan simulasi, semua stakeholder, semua unsur kita libatkan,” katanya.

Terutama stakeholder yang ada di Kabupaten Pandeglang. Dari Forkopimda, Forkopimcam,  kemudian juga unsur masyarakat yang lainnya, kemudian instansi vertikal lain ikut di hadirkan.

“Agar mereka memahami dan menyampaikan informasi yang kita terima dan benar-benar valid, itu tersampaikan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat tidak termakan isi hoax, sekali lagi bahwa isu Megathrust itu bukan prediksi tetapi potensi,” katanya.

Artinya, bencana itu tidak tahu kapan itu akan terjadi dan dimana dan berapa besarnya tidak tahu.

“Yang harus kita lakukan adalah kesiapsiagaan dalam rangka mitigasi mengurangi risiko terjadinya korban jiwa,” katanya.

Nana mengimbau, kepada warga Banten agar tidak mudah termakan isu hoax soal prediksi gempa bumi prediksi Megathrust.

“Bahwa itu bukan prediksi tapi itu hanya potensi karena memang dari dulu daerah kita termasuk daerah ring of fire (Cincin Api). Sehingga potensi gempa bumi itu ada tapi kapan itu akan terjadinya itu tidak diketahui,” katanya.

Makanya, Nana mengungkapkan, yang harus dipersiapkan adalah kewaspadaan dini dan kesiapsiagaan dini.

“Agar kita bisa melakukan evakuasi secara mandiri sebelum ada evakuasi dari orang lain,” katanya.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, kalau kegiatan simulasi ini agenda rutin dari Pemprov Banten.

“Kebetulan kita masuk di tanggap darurat kekeringan dan juga mencoba simulasi menghadapi bencana banjir,” katanya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, Kabupaten Pandeglang termasuk daerah rawan bencana, banjir, banjir rob, kebakaran. Lalu tsunami pernah terjadi, gempa bumi.

“Karena kita punya tiga gunung walaupun tidak aktif tapi kita beririsan dengan  Lampung ada Gunung Anak Krakatau yang masih batuk-batuk. Jadi kita harapkan Pj Gubenur bisa mengedukasi tidak hanya sipatnya farsial tetapi lebih komplit lagi lebih holistik,” katanya.

Bupati Irna menurutkan, dalam kegiatan simulasi turut melibatkan instansi vertikal lainnya, Kapolres, Kapolseknya dihadirkan, Dandim, dan Danramilnya di hadirkan.

“Dihadirkan supaya nanti bisa bersinergi di lapangan dengan camat kami juga. Dengan begitu bisa membangun sinergi, untuk menyampaikan juga ke sekolah-sekolah, karena tidak mungkin kalau tidak gandengan tangan berkolaborasi,” katanya.

Sehingga semua stakeholder masuk, warga juga masuk. Kemudian tokoh masyarakat, tokoh agama, swata masuk, masyarakat juga masuk.

“Yang kami harapkan sekarang masuk ke sekolah-sekolah dulu, ke majelis-majelis, ke pondok pesantren. Menyampaikan bagaimana memitigasi  risiko ketika terjadi bencana,” katanya.

Adapun terkait isu Megatrhrust, Bupati meminta kepada masyarakat masyarakat tetap tenang.

“Untuk membantu membuat tenang Pj Gubernur melalui Kalaknya BPBD mengundang juga instansi vertikal lainnya tadi ada BMKG ada Basarnas, semuanya untuk menenangkan masyarakat. Tetapi kan tidak cukup tenang, mereka harus siapkan bagaimana memitigasi risiko bencana, atau masyarakat ada yang belum tahu ada jalur-jalur evakuasi,” katanya.

Selain belum tahu jalur evakuasi,  masyarakat juga ada yang belum tahu jalur evakuasi sementara dan evakuasi permanen.

“Kami harus ingatkan terus karena kita kan mobile bermasyarakat, ada yang keluar (pindah) dari Pandeglang dan ada dari luar masuk (pindah) ke Pandeglang. Jadi kita akan terus membangun kolaborasi agar kita bisa yakin tidak tahu prediksinya kapan, hanya Allah yang tahu,” katanya.

Soal bencana Megathrust, negara hebatpun belum punya alatnya. Tapi potensi ada.

“Nah pemerintah harus sampaikan, dengan begitu mereka bisa membaca alam, ciri-ciri baunya tsunami itu seperti apa sih. Kita harus sampaikan, dalam berupa pamplet atau buku pedoman untuk kami sampaikan ke sekolah-sekolah, setiap Senin kan ada upacara terus ke majelis ta’lim, kan setiap minggu ada jadwalnya,” katanya.

Kemudian juga ke pondok pesantren juga begitu ada kuliah subuh dan sebagainya. Itu bisa dimasukan dalam materi selama 10-15 menit. Atau ada acara -acara agenda swasta, BUMN,bisa kolaborasi bisa masuk 10-15 menit menyampaikan edukasi sosialisasi mitigasi bencana.

“Sehingga masyarakat dan swasta juga punya tanggungjawab yang sama. Dan masyarakat Pandeglang tidak harus takut tetapi harus siap, menghadapi kebencanaan apapun dengan begitu mengurangi risiko jatuh korban dan sebagainya,” katanya. (*)

Editor: Bayu Mulyana

Tags: Bencana banjirBencana Longsorbencana megathrustbencana robbencana tsunamiBupati Irna NarulitaBupati PandeglangGAKGempa Bumiletusan gunung anak krakatau
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

17 Bakal Calon Kepala Daerah Jalani Tes Kesehatan di RSUD Banten

Next Post

Budi Rustandi Ingin Jadikan Kota Serang Minimal Seperti BSD

Next Post
Budi Rustandi Ingin Jadikan Kota Serang Minimal Seperti BSD

Budi Rustandi Ingin Jadikan Kota Serang Minimal Seperti BSD

Jalan Tol Rangkasbitung-Cileles Beroperasi Normal Mulai Desember 2026

Jalan Tol Rangkasbitung-Cileles Beroperasi Normal Mulai Desember 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 09:16
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Selasa, 17 Maret 2026 13:06
Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Selasa, 17 Maret 2026 14:08
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49
Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Selasa, 17 Maret 2026 13:21
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Jadwal Super League hari ini

Super League Akan Mulai Sore Ini, Empat Laga Tersaji: Persita Vs Garudayaksa FC Berlaga di BIS

by Nurandi
Sabtu, 10 Oktober 2026 09:03
0

RADARBANTEN.CO.ID- Kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia, BRI Super League 2026 kembali menyajikan pertandingan menarik pada Sabtu, 10 Oktober 2026....

UMKM Banten

Pemprov Banten Dorong UMKM Naik Kelas, Kunci Utamanya Kualitas dan Kolaborasi

by Yusuf Permana
Sabtu, 10 Oktober 2026 08:59
0

TANGERANG SELATAN, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) meningkatkan daya saing melalui...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.