SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Beberapa hari terakhir, wilayah Provinsi Banten diterpa hujan deras yang disertai angin kencang dan petir. Badai ini mengakibatkan kerusakan di sejumlah daerah.
Seperti di Kabupaten Pandeglang, sebanyak dua rumah warga di Desa Sukamanah, Kecamatan Jiput, rusak akibat tertimpa pohon yang tumbang diterjang angin kencang yang terjadi pada Sabtu, 2 November 2024.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang Selatan, Hartanto, menjelaskan jika badai itu terjadi akibat melemahnya gangguan cuaca di belahan bumi Utara, sehingga mengakibatkan perubahan pola arus angin.
“Adanya aktifitas gelombang rosby juga diperkirakan akan aktif sehingga meningkatkan labilitas atmosfer dan pembentukan awan- awan konvektif serta meningkatkan potensi curah hujan termasuk di wilayah Banten,” jelas Hartanto kepada Radarbanten.co.id, Minggu,.3 November 2024.
Dikatakannya, potensi pembentukan awan konvektif berpeluang terjadi pada siang hingga sore hari yang mengakibatkan hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem dan berpeluang disertai petir dan angin kencang yang bersifat merusak.
“Berdasarkan analisis klimatologi maka sebagian wilayah Banten telah memasuki awal musim penghujan,” katanya.
Kondisi ini diperkirakan akan berpeluang terjadi dalam tiga hingga lima hari ke depan.
Waspada potensi bencana hidrometeorologi hujan lebat yang disertai dengan petir dan peluang angin kencang di beberapa wilayah.
“Diharapkan masyarakat dapat berhati-hati dan waspada dalam beraktivitas di luar ruangan. Hindari pohon-pohon atau bangunan yang berpotensi tumbang pada saat angin kencang instansi terkait agar menertibkan pohon-pohon yang sudah tua/lapuk dan memperbaiki drainase agar untuk mengurangi resiko genangan,” imbaunya.
Editor: Agus Priwandono











