• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Petani Pandeglang Lesu, Harga Kopi Naik Tapi Hasil Panen Merosot

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Rabu, 6 November 2024 17:20
in Pandeglang
0
Petani Pandeglang Lesu, Harga Kopi Naik Tapi Hasil Panen Merosot
0
SHARES
123
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pelaku petani kopi lokal Robusta di Pandeglang biasa dipanggil Kang Maman menilai harga kopi mengalami kenaikan hingga Rp 50 ribu per kilogram. Namun demikian, kenaikan itu tidak membuat petani kopi gembira.

Para petani menilai naiknya harga kopi tak sebanding dengan hasil panen. Ditambah lagi dengan kualitas kopi yang harus terjaga ditengah peningkatan harga.

Menurut Kang Maman, seorang petani kopi Lawang Taji Gunung Karang mengatakan, harga kopi saat ini mencapai sekitar Rp50 ribu per kilogram.

“Iya, lagi naik. Tahun lalu harganya masih di bawah Rp25 ribu per kilogram, sekarang sudah Rp50 ribu di pasar pengepul,” ungkap Kang Maman, Rabu 6 November 2024.

Kendati demikian, permintaan pasar nasional cukup tinggi, Maman menjelaskan bahwa tantangan terbesar petani lokal adalah memenuhi standar kualitas yang diinginkan pasar.

“Permintaan pasar nasional luar biasa, tapi mereka ingin kualitas grade 1. Sementara itu, petani di Pandeglang baru mampu menghasilkan sekitar 30 persen dari hasil panen dengan kualitas tersebut,” ujarnya.

Kang Maman menambahkan, harga kopi robusta dengan kualitas standar atau asalan saat ini stabil di angka Rp75 ribu per kilogram. Namun, kopi dengan kualitas terbaik bisa mencapai lebih dari Rp100 ribu per kilogram.

Ia juga menyebut bahwa kopi robusta Gunung Karang sudah dipasarkan ke berbagai wilayah, termasuk Jabodetabek dan bahkan ke mancanegara.

“Kopi ini sudah dipromosikan di beberapa acara besar. Permintaan global, nasional, dan daerah terus ada Alhamdulillah, termasuk dari Malaysia dan Dubai. Untuk pasar nasional, harganya sudah dalam hitungan dolar,” jelasnya.

Lanjutnya, bahwa hasil panen kopi tahun lalu mencapai 1 ton dari lahan seluas 2 hektare, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 2 ton. Namun, peningkatan tersebut masih belum cukup untuk memenuhi tingginya permintaan.

“Kita masih memasarkan kopi di wilayah Jabodetabek. Untuk pasar nasional, baru mampu memenuhi sekitar 30 persen dari total permintaan. Produksi kopi meningkat karena perawatan pohon yang lebih baik, apalagi dengan naiknya harga kopi,” tuturnya.

Ia menjelaskan masa panen kopi di Kabupaten Pandeglang berlangsung setahun sekali, biasanya pada bulan Mei, Juni, dan Juli. Namun, petani sempat menghadapi penurunan hasil panen akibat cuaca yang tidak menentu dan tantangan perawatan tanaman.

“Kami saat ini belum bisa memenuhi seluruh permintaan pasar nasional. Insyaallah, pada tahun 2025-2026, kami harap bisa mengejar target tersebut, dengan catatan kualitas kopi harus terus terjaga,” tandasnya.

Editor: Abdul Rozak

Tags: Bantenharga kopi naikkabupaten pandeglangkualitas kopiPandeglangpasar nasionalpermintaan kopi tinggipetani kopiproduksi biji kopistandar kualitas
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pembahasan Teknis Revisi RTRW Kabupaten Serang Dimulai 2025

Next Post

Makan Bergizi Gratis di Tangsel Dikoordinir Kodim

Next Post
Makan Bergizi Gratis di Tangsel Dikoordinir Kodim

Makan Bergizi Gratis di Tangsel Dikoordinir Kodim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Kritik Bapenda soal Pemetaan Objek Pajak

Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Kritik Bapenda soal Pemetaan Objek Pajak

by Mulyadi
Kamis, 10 September 2026 07:07
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Bimo Mahfudz Fudianto, mengkritik Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jangan Disapu Kering, DLHK Banten Beri Cara Membersihkannya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jangan Disapu Kering, DLHK Banten Beri Cara Membersihkannya

by Yusuf Permana
Kamis, 10 September 2026 06:33
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membersihkan abu vulkanik Gunung...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.