LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Bencana pergerakan tanah yang terjadi di Kampung Talaga, Desa Prabu Gantungan, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, mengakibatkan para pemilik rumah harus mengungsi ke rumah tetangga dan saudaranya, Minggu 15 Desember 2024.
Dari data yang dihimpun Radar Banten, total sudah sembilan rumah warga yang rusak. Lima mengalami rusak berat dan empat rusak sedang.
Salah seorang pemilik rumah, Sanara, mengungkapkan, kondisi tersebut membuatnya harus mengungsi ke rumah tetangganya.
“Sementara saya harus mengungsi ke rumah tetangga. Takut tiba-tiba roboh rumahnya kalo tetap ditinggali,” terang Sanara saat berada di rumahnya.
Sanara yang tinggal bersama istri dan dua anaknya, saat ini harus meninggalkan rumah yang sudah ditempatinya selama puluhan tahun.
“Saya terpaksa meninggalkan rumah juga, karena kondisinya rusak dari mulai lantai, tembok dan atap. Jadi memang sudah rusak parah,” ucapnya.
“Harapan saya semoga ke depan saya bisa menempati rumah yang lebih layak lagi dan mendapatkan gantinya,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Prabu Gantungan, Desi Kurniawati, mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya menangani permasalahan ini dengan mengajukan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Lebak.
“Kami sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu para korban dan menangani masalah pergerakan tanah di desa ini,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, bahwa dukungan segera dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk meringankan beban para korban, terutama mereka yang rumahnya rusak parah.
“Kita sudah berkoodinasi dengan Perkim dan Dinsos, alhamdulillah warga sudah dapat bantuan keringanan. Sementara untuk rumah ini, kita ajukan ke Perkim ya. Selain itu, BPBD juga sudah meninjau ke lokasi,” pungkasnya.
Editor: Aas Arbi











